Tragedi Trisakti

Amnesty Internasional Desak Pemerintah untuk Selesaikan Kasus Tragedi Trisakti

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kasus Tragedi Trisakti dalam rangka peringatan 21 tahun tragedi tersebut.

Amnesty Internasional Desak Pemerintah untuk Selesaikan Kasus Tragedi Trisakti
Nurmulia Rekso Purnomo/Tribunnews.com
Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kasus Tragedi Trisakti dalam rangka peringatan 21 tahun tragedi tersebut. 

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kasus Tragedi Trisakti dalam rangka peringatan 21 tahun tragedi tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah menyelesaikan Tragedi Trisakti melalui jalur hukum.

Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyikapi peringatan 21 tahun Tragedi Trisakti yang terjadi pada 12 Mei 1998.

"Pertama, Amnesty mendesak kembali pertanggungjawaban negara untuk menyelesaikan tragedi penembakan mahasiswa di Universitas Trisakti, Universitas Atma Jaya, dan di kampus-kampus lain di Indonesia yang terjadi pada masa-masa awal Reformasi," kata Usman saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/5/2019).

Baca: TRIBUNNEWSWIKI: Tragedi Trisakti 12 Mei 1998

Baca: Keluarga Korban Tragedi Trisakti Dukung Jokowi

Ia menekankan, korban beserta keluarganya berhak mendapatkan keadilan hukum.

Hal itu dapat terwujud dengan membawa pelaku ke pengadilan.

Selain itu, kata Usman, korban juga berhak mendapatkan penjelasan perihal peristiwa tersebut beserta hak-hak lainnya.

"Korban berhak untuk memperoleh kembali sejauh mungkin kehidupannya yang telah rusak melalui kebijakan reparasi dari negara. Hak atas keadilan hukum, kebenaran, dan pemulihan adalah hak-hak terpenting dari para korban yang wajib dipenuhi oleh negara," ujar dia.

Baca: Hari HAM Internasional - Menolak Lupa! Tragedi Trisakti yang Tewaskan 4 Mahasiswa

Baca: Mantan Aktivis 98 Sebut Keluarga Korban Tragedi Trisakti dan Semanggi Temukan Titik Terang

Amnesty juga mendesak agar penyelesaian tragedi tersebut masuk dalam agenda pemerintah beserta anggota DPR terpilih.

Tragedi Trisakti mencerminkan pembatasan kebebasan akademik dan berpendapat dalam aspek sosial politik.

Halaman
12
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved