Breaking News:

Terima Uang Rp 4,8 Miliar, KPK Tetapkan Ketua DPRD Tulungagung Sebagai Tersangka

KPK menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung periode 2014-2019 Supriyono sebagai tersangka.

Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019). 

Kedua, penerimaan yang diduga untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp 750.000.000 sejak 2014-2018;

Ketiga, fee proyek di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar.

"KPK terus mendalami dugaan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan tersangka SPR (Supriyono) sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Tahun 2014-2018," tegas Febri.

Sebagaimana diketahui, perkara ini diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 6 Juni 2018.

Baca: Cristiano Ronaldo Dibuat Berat untuk Hal Ini Karena Sepakan Penalti

Saat itu, KPK sekaligus di waktu yang sama melakukan OTT terhadap 2 Kepala Daerah dkk, yaitu Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar dan diamankan uang tunai sebesar Rp 2,5 miliar.

Dari operasi tangkap tangan tersebut, KPK menetapkan 6 orang tersangka, yaitu 3 orang tersangka untuk perkara Tulungagung dan 3 tersangka untuk Perkara di BIitar.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved