Jawaban Ridwan Kamil Saat Kehadiran AHY dan Yenny Wahid di Forum Bogor Dipertanyakan Netter

Beberapa netter mempertanyakan kehadiran AHY dan Yenny Wahid yang hadir dalam Forum Bogor. Ini jawaban telak Ridwan Kamil.

Jawaban Ridwan Kamil Saat Kehadiran AHY dan Yenny Wahid di Forum Bogor Dipertanyakan Netter
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Forum Bogor yang dihadiri oleh para kepala daerah serta mengundang Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, dan putra Presiden Ke-3 Ilham Akbar Habibie 

PILIHANNYA adalah, apakah kekecewaan karena perbedaan diselesaikan dengan ego masing-masing, atau diselesaikan melalui sebuah sistem hidup yang beradab yaitu musyawarah dan pintu hukum.
Karena itula ciri bangsa yang beradab.

ITULAH KENAPA kami, para pemimpin regional maupun pimpinan partai dan komunitas, baik pemilih 01 maupun 02, berkumpul sambil buka bersama di Bogor untuk konsisten memberi pesan sejuk dan adem kepada masyarakat, agar selalu kedepankan pesan damai positif dan pesan kerukunan.

DAN JIKA ada perbedaan dalam menyikapi satu hal, maka selesaikan dengan musyawarah atau jika aspeknya adalah keadilan, maka gunakan pintu terakhir yaitu pintu hukum.

Apalagi sekarang momen Ramadhan, bulan pengendalian diri, bulan kesabaran dan bulan penuh berkah.

YANG HADIR: bang Zul-Gub Nusa Tenggara Barat( PKS), Mas AHY (Demokrat), mas Ganjar-Gub Jateng (PDIP), mas Emil Dardak-Wagub Jatim, Prof Nurdin-Gub Sulawesi Selatan, Teh Airin-Walikota Tangsel (Ketua para Walikota se Indonesia), Mas Azwar Anas-Bupati Banyuwangi (Wakil Ketua para Bupati se indonesia), Mbak Yenny Wahid, Kang Bima-Walikota Bogor selaku tuan rumah dan saya sendiri. mas Anies Baswedan juga diundang, namun berhalangan.

Lokasi buka bersama: Di Balai Kitri, Museum Kepresidenan, Kota Bogor.

DAMAI INDONESIA. MENANG DAN MAJU INDONESIA."

Postingan Ridwan Kamil ini menuai berbagai tanggapan dari netter yang sebagian besar mengapresiasi pertemuan tersebut.

Meski demikian, ada beberapa netter yang mempertanyakan kehadiran AHY dan Yenny Wahid dalam forum tersebut.

"AHY-Yeny Wahid hadir sebagai apa?" tanya seorang netter.

Ridwan Kamil pun memberi jawaban yang cukup telak bagi netter tersebut.

"Baca atuh. Udah capek nulis akutu," balas Kang Emil.

Sementara itu, saat ada netter yang mempertanyakan kenapa hanya kepala daerah kubu sebelah saja yang diundang, lagi-lagi Ridwan Kamil menulis jawaban telak.

"Kamu ah tipe netizen tidak membaca. Itu ada Gub NTB, kader PKS," tulis Ridwan Kamil.


Jawaban telak Ridwan Kamil
Jawaban telak Ridwan Kamil (Tangkap layar Instagram)

Ke mana Anies Baswedan?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak hadir dalam acara pertemuan kepala daerah yang disebut dengan Forum Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, selain mengundang para kepala daerah, pihaknya juga mengundang AHY, Yenny Wahid, serta putra Presiden ke-3, Ilham Akbar Habibie.

Namun, Anies Baswedan dan Ilham Habibie tidak bisa hadir dalam pertemuan yang digagas Bima Arya di Museum Kepresidenan Balai Kitri, Rabu (15/5/2019) sore.

Menurut Bima Arya, Anies Baswedan sempat menyatakan kesiapannya untuk hadir.

Namun, menjelang pertemuan mengabarkan tidak bisa turut bergabung dalam forum Bogor karena ada acara di Pemprov DKI Jakarta.

Baca: Data Masuk 85,4%, Ini HASIL Terbaru Real Count KPU Kamis 16 Mei, H-6 Penetapan Hasil Pilpres 2019

"Menjelang sore mendadak dikabari, ternyata ada syukuran pemerintah Jakarta, syukuran anugerah WTP (meraih opini wajar tanpa pengecualian). Kami memahami itu," papar Bima Arya.

Sementara untuk Ilham Habibie, kata Bima Arya, Ketua Yayasan The Habibie Center itu beralasan tidak hadir karena harus ke luar negeri untuk mengikuti kegiatan lainnya.

Bima Arya yang juga merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) menjelaskan, pertemuan ini mendiskusikan membangun Indonesia dengan cara-cara damai serta mengedepankan kebersamaan semua pihak.

"Diskusi kondisi tanah air hari ini pasca Pilpres, semangat kami sama, bagaimana agar seluruh proses yang kami hormati, kami berikan tempat koridor hukum untuk membangun komunikasi satu sama lain," ujar Bima Arya.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Seno Tri Sulistiyono)

Penulis: Sri Juliati
Editor: suut amdani
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved