Kuasa Hukum Vanessa Angel Laporkan Penyidik ke Propam, Polri : Kita Investigasi

Irjen Pol Mohammad Iqbal meminta semua pihak bersabar untuk menunggu hasil investigasi dari Propam Polri

Kuasa Hukum Vanessa Angel Laporkan Penyidik ke Propam, Polri : Kita Investigasi
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum artis sinetron Vanessa Angel melaporkan 7 penyidik ke Propam Polri lantaran menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus yang menjerat kliennya itu.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mempersilahkan setiap pihak untuk melapor apabila merasa tidak puas dalam mekanisme proses penyidikan yang dilakukan.

"Ada mekanismenya, itu sudah benar (melaporkan). Kanalnya sudah benar, jalurnya sudah benar. Laporkan, sampaikan ke Propram," ujar Iqbal, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).

Mantan Wakapolda Jawa Timur itu menegaskan pihaknya akan menginvestigasi secara mendalam apakah benar ada tindakan menyimpang yang dilakukan oleh penyidik.

Namun, jenderal bintang dua tersebut meminta semua pihak bersabar untuk menunggu hasil investigasi dari Propam Polri.

"Nanti pasti akan kami investigasi benar atau tidaknya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh penyidik," kata dia.

"Memang ada berbagai isu di berbagai media bahwa pengacara (dari Vannesa Angel, - red) menyampaikan bahwa ada dugaan kesalahan prosedur, buktikan kepada mekanismenya. Nanti kami akan menerima itu," tukas Iqbal.

Baca: Tampil Tertutup Saat Jalani Sidang di Pengadilan, Vanessa Angel Sebut Hijabnya Didapat dari Bibi

Sebelumnya diberitakan, sidang lanjutan kasus prostitusi online yang menjerat nama artis sinetron Vanessa Angel kembali digelar pada Selasa (14/5/2019).

Namun, ada yang menarik dari sidang lanjutan Vanessa Angel yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya.

Vanessa Angel tampil mengenakan hijab berwarna abu-abu pupus dengan motif di bagian pinggir kain, hadiah pemberian Bibi Ardiansyah.

Tak hanya itu, di hari yang sama tim kuasa hukum Vanessa Angel melaporkan tujuh penyidik Polda Jatim ke Mabes Polri.

Dilansir dari Surya.co.id pada Rabu (15/5/2019), salah satu pengacara Vanessa, Milano Lubis, menegaskan pihaknya sudah melaporkan tujuh penyidik Polda Jatim ke Mabes Polri.

"Tujuh orang penyidik sudah kami laporkan, terkait dengan dugaan rekayasa kasus," kata Milano Lubis, pada Selasa (14/5/2019).

Laporan ini mengacu pada dugaan rekayasa kasus prostitusi online yang dialaminya kliennya.

Diketahui sebelumnya, tim kuasa hukum Vanessa berhasil menguak beberapa kejanggalan dalam sidang lanjutan kasus prostitusi online yang menjerat nama kliennya.

Baca: Tertipu Iklan Lowongan Kerja Palsu, Gadis Asal Pontianak Jadi Korban Asusila

Penyidik Polda Jatim diduga telah memberikan keterangan palsu dalam persidangan berkait kasus Vanessa yang dijerat dengan pasal penyebaran konten asusila.

Menurut Milano, saat para penyidik tersebut ditanyakan mengenai konten yang diduga disebar Vanessa ke media sosial, para penyidik tersebut menyatakan tidak ada.

"Saat itu kami pertegas lagi. 'Apakah ada disebarkan melalui media sosial?', 'Tidak ada', kata penyidik."

"Terus saya tanya lagi 'apakah penyebaran ini sebatas melalui Siska? Apakah Siska menyebarkan?',"

"Katanya Siska juga tidak menyebarkan. Kalau memang ini chat-nya diakui untuk pribadi, apa yang dilanggar dalam pasal 27 ayat 1," jelas Milano.

Milano Lubis sebelumnya juga menjelaskan bahwa ditemukan bukti pria pemesan Vanessa adalah seorang oknum polisi berinisial HH.

Baca: Niat Rubah Penampilan dengan Berhijab, Vanessa Angel Justru Ramai Disoraki Pengunjung Sidang

Tim pengacara VA masih menemukan transaksi dalam rekening milik Vanessa dalam kurun waktu satu minggu setelah adanya penyitaan.

Sedangkan Rian Subroto, pria yang awalnya disebut sebagai pemesan VA, hingga hari ini tak diketahui identitasnya.

Pihak kepolisian disebut tidak memeriksa identitas diri Rian Subroto secara lengkap, serta tak memiliki foto Rian Subroto. Tak hanya itu, pengacara Vanessa mengatakan tanda tangan tersangka pada setiap lembar BAP berbeda-beda.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved