Rencana Pemindahan Ibu Kota

Pemerintah akan Bangun Istana Negara, Universitas, Museum hingga Kebun Binatang di Ibu Kota Baru

Di luar kawasan itu, nantinya akan di bangun wilayah yang dinamankan Kawasan Perluasan IKN 1 seluas 200 ribu ha.

Pemerintah akan Bangun Istana Negara, Universitas, Museum hingga Kebun Binatang di Ibu Kota Baru
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Presiden Jokowi meninjau lokasi alternatif ibu kota negara di kawasan Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah kian mematangkan konsep untuk memindahkan ibukota negara dari Jakarta.

Kementerian Perencanaan dan Pembanguman Nasional (PPN)/ Bappenas pun mulai merinci tata ruang ibukota baru yang saat ini masih belum ditentukan lokasinya.

Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, secara keseluruhan luas ibukota baru direncanakan sebesar 40.000 hektar (ha), sementara untuk kota pusat pemerintahan seluas 2.000 hektar.

Secara detil, nantinya pusat pemerintahan akan berisi istana negara, kantor pemerintahan/lembaga yang berisi baik eksekutif, yudikatif, maupun legislatif, serta bangunan strategis TNI/POLRI.

Baca: Kepala Bappenas: Groundbreaking Ibu Kota Baru Tahun 2021

Baca: Pemerintah Kucurkan Rp 30,6 Triliun dari APBN untuk Biaya Pemindahan Ibu Kota

Baca: Pemindahan Ibu Kota Negara Buka Kesempatan Bagi Jakarta Perbanyak Ruang Terbuka Hijau

Pemerintah pun berencana untuk membangun taman budaya maupun botanical garden.

Mantan Menteri Keuangan ini mengungkapkan, dana yang dibutuhkan untuk membangun pusat pemerintahan ini diperkirakan mencapai Rp 32,7 triliun.

Di luar pusat pemerintahan akan dibangun perumahan ASN, fasilitas pendidikan dan kesehatan, universitas, science and techno park, Hi-tech and clean industries, research and development center, MICE/ convention center, sport center, maupun museum.

"Kita akan bangun universitas bukan cuma buat tambah koleksi, tapi bisa jawab tantangan ke depan, itu yang akan di cover universitas baru. Di dekat ibu kota itu juga selalu ada museum, nanti harus ada yang benar-benar representasi ibu kota negara," kata Bambang di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyampaikan keterangan pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) siang.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyampaikan keterangan pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) siang. (Foto: JAY/Humas)

Di luar kawasan itu, nantinya akan di bangun wilayah yang dinamankan Kawasan Perluasan IKN 1 seluas 200 ribu ha.

Di dalamnya akan dikembangkan national park, konservasi orang utan atau kebun binatang, klaster pemukiman non ASN, hingga bandara dan pelabuhan baru jika dibutuhkan.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved