Pemilu 2019

Hormati Proses Demokrasi

Eko menegaskan jika ada pihak yang dirugikan dapat melapor ke Bawaslu atau menggugat ke MK sesuai peraturan perundang-undangan.

Hormati Proses Demokrasi
ISTIMEWA
Politisi PDI Perjuangan Eko Suwanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengajak masyarakat menolak gerakan people power. Menurutnya, pemilu adalah momentum bagi rakyat Indonesiamemilih pemimpin dan wakil rakyat secara bergembira dan demokratis. Dan hasil pilihan rakyat pada 17 April 2019 juga secara terbuka bisa diketahui oleh publik.

"Pemimpin dan wakil rakyat sudah dipilih oleh rakyat saat memberikan suara pada 17 April lalu. KPU saat ini sedang melaksanakan tugas konstitusi melakukan tahapan pemilu sesuai peraturan perundang undangan dan segera menetapkan hasil Pemilu 2019 secara resmi," katanya Senin (20/5/2019).

Setiap peserta pemilu baik Capres, Partai maupun Calon DPD RI diberi kesempatan menugaskan kader terbaiknya sebagai saksi yang dapat mengikuti seluruh proses pencoblosan, perhitungan dan rekapitulasi suara dalam Pemilu 2019 mulai dari TPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi hingga KPU.

Termasuk Bawaslu, Eko menegaskan jika ada pihak yang dirugikan dapat melapor ke Bawaslu atau menggugat ke MK sesuai peraturan perundang-undangan.

"Mari hormati proses demokrasi yang ada. Ddan tidaklah pantas bila ada pihak yang karena kalah lalu melawan konstitusi maupun peraturan perundang undangan yang ada karena akan merugikan masyarakat," saran Eko.

"Menang harus merangkul, yang kalah juga harus legowo. Persatuan bangsa harus dikedepankan" Ketua Komisi A DPRD DIY ini menegaskan kembali.

Baca: BPIP dan Kemendagri Teken MOU Pembinaan Ideologi Pancasila

Terkaitrencana aksi massa atau people power jelang penetapan hasil pemilu oleh KPU, Eko mengimbau rakyat diharapkan bersama sama menolak people power karena berpotensi memecah persatuan bangsa dan merugikan masyarakat.

Eko Suwanto menegaskan kini saatnya energi bangsa kembali dicurahkan untuk bersatu membangun negeri. Secara khusus kepada semua pihak diajak untuk tidak membuat aksi-aksi yang memecah belah bangsa.

"Kita mengajak masyarakat tidak perlu ikut dan menolak people power. Ayo berikan kepercayaan kepada lembaga penyelenggara pemilu bekerja menyelesaikan tugasnya, setelah rakyat berikan suara dengan mencoblos sesuai pilihan mereka," kata Eko.

Baca: Misbakhun: Partai Golkar Pantas Duduki Kursi Ketua MPR RI

"Jika ada yang dirugikan kan ada jalurnya secara konstitusional mulai lapor ke Bawaslu maupun menggugat ke MK. Ayo gunakan jalur konstitusional, jalur hukum" alumnus MEP Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved