Pilpres 2019

Hingga Kamis Pagi, Kompleks DPR MPR Masih Ditutup

Selain itu Bamsoet mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa aparat keamanan yang bertugas tidak membawa peluru tajam

Hingga Kamis Pagi, Kompleks DPR MPR Masih Ditutup
KOMPAS/PRIYOMBODO
Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kompleks Parlemen di kawasan Senayan, masih tertutup hingga Kamis pagi, (23/5/2019). Bagian belakan Kompleks Parlemen yakni Jalan Gelora menuju Jalan Gerbang Pemuda masih ditutup.

Untuk diketahui mengantisipasi aksi unjukrasa, pegawai DPR, MPR, dan DPD telah diliburkan mulai 22 Mei 2019 hingga beberapa hari ke depan hingga situasi kondusif.

Bamsoet periksa gedung dpr
Ketua DPR Bambang Soesatyo (tengah)

Untuk memastikan keamanan kompleks parlemen, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bahkan melakukan pengecekan langsung ke posko pengamanan di kawasan DPR RI, pada Rabu siang. Pengecekan untuk memastikan penanganan unjukrasa berlangsung tertib, aman, dan damai.

"Saya mengingatkan aparat bahwa kita tidak sedang berperang melawan rakyat sendiri. Kita sedang berusaha menertibkan kebebasan dalam penggunaan hak menyatakan pendapat yang menyimpang dan manabrak UU dengan cara humanis namun tegas," kata Bamsoet, Rabu,(22/5/2019).

Baca: Polisi Buru Sponsor yang Biayai Penyerangan Asrama Brimob

Baca: Ustaz Arifin Ilham Ternyata Sudah Siapkan Kain Kafannya Sebelum Meninggal Dunia

Baca: Pelaku Kerusuhan Ditangkap Polisi: Sebagian Bertato dan Berambut Gondrong

Selain itu Bamsoet mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa aparat keamanan yang bertugas tidak membawa peluru tajam sesuai dengan instruksi Kapolri dan Panglima TNI.

"Sesuai penjelasan pihak keamanan, mereka hanya dibekali tiga jenis amunisi yang penggunaannya sesuai tingkatan yang sudah diatur dalam SOP. Yakni peluru hampa, peluru karet dan gas airmata. Mereka dilarang keras membawa peluru tajam,"katanya.

Dalam pengecekan pengamanan Kompleks Parlemen itu, Bamsoet didampingi oleh asops Kapolri Irjen Pol Martuani Sormin dan Brigjend TNI A.Riad dari Mabes TNI. Selain itu juga, ia diampingi Anggota DPR RI Muhamad Misbakhun dan Sekjen DPR RI Indra Iskandar.

"Saya menghimbau kepada seluruh aparat keamanan yang bertugas di lapangan agar bisa menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pengunjuk rasa. Karena memang itulah target mereka para penumpang gelap yang menyusup di tengah-tengah aksi masa. Memancing aparat marah dan bertindak anarkis sehingga menimbulkan chaos,"katanya.

Terkait unjukrasa serta konstelasi politik usai rekapitulasi suara, Bamsoet mengapresiasi sikap Prabowo Subianto yang memilih atau mengikuti jalur konstitusi dalam memperjuangkan Pemilu 2019.

"Begitu juga saya menyampaikan rasa hormat kepada sikap kenegarawanan Ketua Umum PAN dan Ketua Umum Partai Demokrat yang secara terang menyampaikan menerima keputusan hasil akhir rekapitulasi Pemilu oleh KPU. Dan menegaskan, jika ada pihak-pihak yang merasa tidak puas, silahkan menempuh jalur mekanisme hukum melalui gugatan Pemilu ke Mahkamah Konstitusi," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved