Pilpres 2019

Kadernya Jadi Pengacara Prabowo-Sandiaga, Golkar Ancam akan Berhentikan Dorel Almir

"Sesuai dengan mekanisme organisasi, Partai Golkar dapat memberhentikan yang bersangkutan dari keanggotaan Partai Golkar," katanya

Kadernya Jadi Pengacara Prabowo-Sandiaga, Golkar Ancam akan Berhentikan Dorel Almir
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ace Hasan Syadzily. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar menegaskan akan bersikap tegas terhadap kadernya, Dorel Almir yang menjadi pengacara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media & Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily, partai pimpinan Airlangga Hartarto itu dapat memberhentikan Dorel Almir dari keanggotaan.

Baca: Giliran Usma, Pedagang yang Merugi Akibat Dijarah pada 22 Mei Dapat Suntikan Modal dari Jokowi

Sanksi pemberhentian akan ditempuh Partai Golkar, kata Ace, jika setelah diberikan surat peringatan pertama dan kedua tetap tidak mengindakan kebijakan partai, atau tidak mengubah sikapnya.

Golkar telah memutuskan mengusung pasangan Jokowi-Maruf Amin dalam Pilpres 2019.

"Sesuai dengan mekanisme organisasi, Partai Golkar dapat memberhentikan yang bersangkutan dari keanggotaan Partai Golkar jika tidak taat terhadap kebijakan Partai setelah sebelumnya Partai memberikan surat peringatan pertama dan kedua," ujar juru bicara TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin kepada Tribunnews.com, Senin (27/5/2019).

Anggota DPR RI ini pun menjelaskan siapa sosok
Dorel Amir.

Ace menjelaskan Dorel Amir pernah menjadi Pengurus Badan Advokasi Hukum & HAM (BAKUMHAM) dan sudah diberhentikan dari kepengurusan pada periode lalu.

Dalam Pileg yang lalu, imbuh dia, Dorel Amir maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI dan memperoleh suara di bawah 1.000, tepatnya 780 suara.

"Boleh dikatakan yang bersangkutan memang Caleg gagal dari daerah pemilihan Sumatera Barat," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved