Pilpres 2019

Pengamat Apresiasi Upaya Pemerintah Turunkan Tensi Politik

Sejumlah pertemuan yang mennyejukkan yang diinisiasi pemerintah dilakukan, setelah kerusuhan 21-22 Mei lalu.

Pengamat Apresiasi Upaya Pemerintah Turunkan Tensi Politik
ISTIMEWA
Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik, Arlan Siddha memuji langkah pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dalam menciptakan rasa aman dan kondusifitas serta stabilitas negeri melalui pertemuan pertemuan dengan tokoh-tokoh bangsa.

Apalagi pertemuan nan menyejukkan itu berlangsung pasca aksi 21-22 Mei lalu yang berujung kerusuhan di Jakarta.

"Ada pesan penting yang harus ditangkap oleh masyarakat tentang menciptakan rasa aman dan kondusifitas stabilitas negeri. Harapan besarnya pertemuan tersebut bisa menurunkan tensi politik bahkan meredam aksi yang terjadi," ujar Arlan Siddha kepada Tribunnews.com, Minggu (26/5/2019).

Sejumlah pertemuan yang menyejukkan yang diinisiasi pemerintah dilakukan, setelah kerusuhan 21-22 Mei lalu.

Baca: 6 Berita Bohong yang Beredar Saat Kerusuhan Jakarta 21-22 Mei

Baca: Live Score Hasil Babak Pertama Sampdoria vs Juventus, Si Nyonya Tua Ditahan Imbang 0-0 Tuan Rumah

Baca: Inter Milan Dipastikan Bakal Kehilangan Mauro Icardi Musim Depan

Jusuf Kalla (JK) dengan calon presiden Prabowo Subianto pada Kamis (23/5/2019) kemarin.

Setelah itu JK mengundang sejumlah tokoh nasional ke rumah dinasnya. Mereka adalah Presiden ke-6 Try Sutrisno, Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Wakil Ketua DMI Syafruddin, Mantan Ketua MK Mahfud MD.

Gubernur DKI Anies Baswedan juga hadir, ia datang 5 menit setelah pertemuan dimulai.

Hadir pula Sekjen MUI Anwar Abbas, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, hingga Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva.

Sedangkan pada Jumat (24/5/2019), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang dan bertemu mantan Presiden BJ Habibie.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved