Breaking News:

Lebaran 2019

Momentum Hari Raya Idul Fitri, Menhan Ryamizard Ryacudu Ajak Pendukung Capres-Cawapres Bersatu

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengajak pendukung masing-masing calon presiden-calon wakil presiden agar bersatu kembali.

Kemhan RI/Juli Syawaludin
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melaksanakan Buka Puasa Bersama yang diadakan oleh Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya (IKA UNSRI), di Gedung Griya Agung, Palembang, Jum?at (17/5). Acara Tersebut bertemakan Memperkokoh Persatuan Dalam Keberagaman Dalam Rangka Mewujudkan Masyarakat Madani Yang Diridhoi Allah SWT, dan dikesempatan itu pula Menhan memberikan Tausiyah Bela Negara. (Kemhan RI/Juli Syawaludin) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengajak pendukung  masing-masing calon presiden-calon wakil presiden agar bersatu kembali.

Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 Masehi menjadi momentum bagi anak bangsa untuk bersatu di Bhineka Tunggal Ika.

"Tidak lagi 01, 02. Yang ada bangsa Indonesia bersatu. Kalau 01, 02, kapan kita bersatunya?" kata Ryamizard, ditemui di Jakarta, Selasa (4/6/2019).

Dia merasa prihatin kepada kelompok masyarakat yang melampiaskan ketidakpuasan terhadap hasil Pemilu 2019 dengan cara melakukan aksi kerusuhan.

Baca: Inilah Pentingnya Saling Memafkan di Hari Raya Idul Fitri Menurut Sains

"Saya prihatin, (massa,-red) lempar batu. Masak pesta demokrasi lempar-lemparan," kata dia.

Apabila terdapat kelompok masyarakat yang merasa tidak puas terhadap hasil Pemilu 2019, kata dia, dapat menempuh jalur yang sudah ditentukan oleh undang-undang.

Bagi, peserta pemilu yang kalah pada saat pesta demokrasi rakyat itu, dapat mengajukan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca: Di Hadapan Jusuf Kalla, Prabowo Subianto Telepon Orang Minta Hentikan Semua Aksi Massa

Baca: Soal Rencana Bertemu Jokowi, Prabowo: Semua Ada Waktunya

Baca: Posting Foto Diri Gendong Balita yang Diklaim Anaknya, Lucinta Luna Membayangkan Jadi Seorang Ibu

"Pemilu sudah selesai. Tidak pakai gituan (kerusuhan,-red) lagi. Kalau misalnya salah satu pihak kurang puas, mengklaim ada kecurangan dan lain-lain. Bawa (bukti,-red), tunjukkan," ujarnya.

Dia mengharapkan agar insiden kerusuhan seperti pada 22 Mei lalu tidak terulang kembali.

"Mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Ke depan, saya harap tidak terjadi lagi" tambahnya.

Baca: Menu Lebaran Luna Maya Cuma Sayur-sayuran

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan pasangan Jokowi - Ma'ruf sebagai pemenang pemilihan presiden 2019.

Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan KPU, pasangan calon nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf mendapat 85.607.362 suara atau sebesar 55,50 persen. Sedangkan, pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 68.650.239 suara atau sebesar 44,50 persen. Adapun, total jumlah sah pada pemilu 2019 mencapai 154.257.601.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved