Lebaran 2018

Pesan Menteri PAN RB untuk ASN: Jangan Terlambat Masuk Kerja Kalau Tidak, ada Sanksinya

Untuk para ASN supaya jangan terlambat masuk kerja. Tanggal 10 (Juni 2019) harus masuk, kalau tidak, ada sanksinya

Pesan Menteri PAN RB untuk ASN: Jangan Terlambat Masuk Kerja Kalau Tidak, ada Sanksinya
Gita Irawan/Tribunnews.com
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, usai mengunjungi kediaman Presiden Republik Indonesia Kelima Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat pada Rabu (5/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin menyampaikan pesan khusus untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah menjalani libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Pesan tersebut disampaikannya usai mengunjungi kediaman Presiden Republik Indonesia Kelima Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat pada Rabu (5/6/2019).

"Untuk para ASN supaya jangan terlambat masuk kerja. Tanggal 10 (Juni 2019) harus masuk, kalau tidak, ada sanksinya," kata Safruddin sambil tersenyum.

Selain itu, ia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.

"Saya ucapkan selamat idul fitri kepada seluruh pemirsa mudah-mudahan dihari fitri kita bisa lebih memperkuat merajut kebersamaan menjaga solidaritas seluruh anak Indoneia karena kita akan menuju indonesia emas di 2045. Kepada generasi penerus bangsa hendaknya betul-betul mempersiapkan diri untuk menerima estafet dan sekaligus menjaga keutuhan seluruh bangsa," kata Syafruddin.

Baca: Maruf Amin: Kita Harus Utuh Kembali, Setelah Pemilu Kemarin Agak Gaduh

Sejumlah menteri dan kepala lembaga mengunjungi kediaman Presiden Indonesia Kelima Megawati Soekarnoputri pada hari pertama Idul Fitri 1 Syawal 1440 H yang jatuh pada Rabu (5/6/2019).

Para menteri dan kepala lembaga tersebut tampak mendatangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar kawasan Menteng Jakarta Pusat sejak sekira pukul 09.30 WIB secara bergantian.

Mereka di antaranya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Mensos Agus Gumiwang, Menkominfo Rudiantara, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PAN RB Sjafruddin, Menkumham Yasonna H Laoly, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Selain itu tampak juga Kepala Bulog Budi Waseso, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Jaksa Agung M Prasetyo, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.

Datang bersama keluarga, mereka terlebih dulu melewati pintu metal detector dan pemeriksaan petugas keamanan.

Di luar kediaman tampak juga petugas kepolisian bersenjata lengkap.

Tampak juga dua mobil Gegana terparkir di sekitar kediaman Megawati.

Baca: Jokowi Halal Bihalal Ke Rumah Megawati, AHY dan Ibas Turut Hadir

Meski begitu, Megawati tidak mengadakan open house tahun ini.

Hal itu tampak dari sebuah papan pengumuman yang tergantung di pohon depan kediaman Megawati bertuliskan "Mohon Maaf Tidak Ada Open House".

Hingga sekira pukul 12.00 WIB sejumlah pejabat dari sejumlah instansi tampak masih berdatangan ke kediaman Megawati.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved