Lebaran 2019

Jadi Tradisi Tiap Hari Raya Idul Fitri, Ternyata Mudik Sudah Dilakukan sejak Zaman Majapahit

Jadi tradisi tiap Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, ternyata mudik atau pulang kapung sudah dilakukan sejak zaman Majapahit.

Jadi Tradisi Tiap Hari Raya Idul Fitri, Ternyata Mudik Sudah Dilakukan sejak Zaman Majapahit
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
MUDIK NAIK KRI - Penumpang saat turun dari KRI Makassar-590 usai sandar di Pelabuhan Gapura Surya, Tanjung Perak, Senin (3/6). KRI Makassar membawa lebih dari 990 penumpang warga Kaltim sebagai peserta mudik gratis dengan rute Balikpapan-Surabaya kerjasama TNI AL dan Departemen Perhubungan. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM - Jadi tradisi tiap Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, ternyata mudik atau pulang kapung sudah dilakukan sejak zaman Majapahit.

Mudik dilakukan para perantau ke kampung halaman demi bisa berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Idul Fitri.

Setiap tahun jelang bulan Ramadan usai, penduduk Indonesia berbondong-bondong pergi ke kampung halaman menikmati Lebaran bersama keluarga besar.

Saking sudah seperti kewajiban, mudik dan Lebaran bagaikan dua hal tak terpisahkan.

Baca: Antisipasi Suplai BBM untuk Wisatawan dan Pemudik Lokal, Pertamina Lakukan Ini

Baca: Jakarta Ditinggal Warganya Mudik, Netizen Gelar Tikar Hingga Rebahan di Jalan MH Thamrin

Padahal, dulu, hampir tidak ada kaitannya antara mudik dan hari raya Idul Fitri.

Fenomena mudik mulai melekat dengan lebaran pada pertengahan 1970-an atau ketika Jakarta tumbuh menjadi satu-satunya kota besar yang mengalami kemajuan luar biasa.

Sejak itulah mulai terjadi hubungan lebaran dan mudik.

Jakarta menjadi magnet bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Tidak hanya mereka yang tinggal di Pulau Jawa, tapi juga pulau-pulau lain di Indonesia.

Mereka berbondong-bondong merantau ke ibukota untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Seperti juga para perantau di negara-negara lain, perantauan di Jakarta ini masih punya ikatan kuat dengan kampung halamannya.

Halaman
123
Penulis: Yoyok Prima Maulana
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved