Bom Kartasura

Bantu Rakit Bom Kartasura, Densus 88 Antiteror Tangkap 2 Orang di Lampung dan Sukoharjo

Tersangka AA diketahui ditangkap di Lampung pada Minggu (9/6). Sementara S diamankan di daerah Sukoharjo.

Bantu Rakit Bom Kartasura, Densus 88 Antiteror Tangkap 2 Orang di Lampung dan Sukoharjo
TRIBUN SOLO/ASEP ABDULLAH ROWI
Rofik Asharuddin (22), Pelaku bom bunuh diri tergeletak di depan pos polisi Kartasura, Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Densus 88 Antiteror berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Pos Pengamanan (Pospam) Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan dua orang berinisial AA (30) dan S (31) itu ditangkap di dua lokasi berbeda. 

Tersangka AA diketahui ditangkap di Lampung pada Minggu (9/6). Sementara S diamankan di daerah Sukoharjo. 

"Pertama, dilaksanakan di Lampung, yang diamankan adalah tersangka AA alias Umar. Kemudian sebelumnya juga ditangkap di Sukoharjo tersangka S. Kedua tersangka ini merupakan bagian dari pelaksanaan aksi bom bunuh diri di Kartasura tersebut," ujar Asep di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2019). 

Video rekaman CCTV detik-detik bom bunuh diri di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, meledak, Senin (4/6/2019) malam.
Video rekaman CCTV detik-detik bom bunuh diri di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, meledak, Senin (4/6/2019) malam. (Instagram/lensasolo)

Baca: Ini Pendapat Berbeda Hakim Anwar Terkait Putusan Mantan Dirut Pertamina

Ia menyebut dua tersangka ini memiliki peran membantu merakit bom yang diletakkan oleh tersangka RA. 

Mereka juga disebut mengetahui perihal rencana RA untuk melakukan bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartasura

"Peran dari kedua tersangka ini, pertama adalah dia mengetahui rencana aksi yang dilakukan oleh RA untuk melakukan aksi upaya bom bunuh diri di depan pos pantau Sukoharjo pada 3 Juni lalu," kata dia. 

"Kedua tersangka ini juga merupakan bagian orang-orang yang turut secara bersama-sama merakit bom yang akan diledakkan pada 3 Juni itu," imbuhnya.

Foto pelaku usaha bom bunuh diri di Pos Pengamanan Kartasura, Rofik Asharudin. (Kanan) Foto saat Rofik tergeletak usai meledakkan diri
Foto pelaku usaha bom bunuh diri di Pos Pengamanan Kartasura, Rofik Asharudin. (Kanan) Foto saat Rofik tergeletak usai meledakkan diri (TribunSolo.com/Istimewa/Asep Abdullah Rowi)

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa aksi bom bunuh diri Kartasura bukan dilakukan oleh RA seorang diri atau aksi lonewolf. 

Selama proses pengobatan dan pemeriksaan, tersangka RA tidak memberitahukan secara jelas. Namun pada akhirnya, diketahui bahwa aksi ini dilakukan oleh tiga orang yang kini telah diamankan Densus 88 Antiteror

"Densus 88 telah mengungkap kasus ini yang di mana awalnya kita menyimpulkan ini adalah sebuah upaya lone wolf. Tapi ternyata setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, dapat diungkapkan bahwa kasus ini terjadi karena adanya sebuah kerja sama dari 3 tersangka tersebut," tandas Asep.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved