Pemilu 2019

Pembatasan Akses Medsos Saat Pengumuman Hasil Gugatan di MK? Ini Kata Wiranto

Menkopolhukam Wiranto menyebut pemerintah belum ada rencana kembali melakukan pembatasan media sosial.

Pembatasan Akses Medsos Saat Pengumuman Hasil Gugatan di MK? Ini Kata Wiranto
Reza Deni/Tribunnews.com
Wiranto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada 22 hingga 26 Mei 2019, akses internet ke beberapa sejumlah platform media sosial dibatasi karena ketegangan politik pasca pengumuman Pemilu 2019 oleh KPU.

Lalu, apakah hal tersebut bakal terulang pada saat pengumuman sidang gugatan di MK?

Menkopolhukam Wiranto menyebut pemerintah belum ada rencana kembali melakukan pembatasan media sosial

"Insyaallah enggak ada. Tapi kita mengimbau  kepada masyarakat agar jangan kita biarkan berita-berita hoaks ini menyerang opini publik," kata Wiranto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Itulah alasan kenapa pemerintah, dikatakan Wiranto, membatasi akses medsos pada 22 Mei lalu. Pelemotan, begitu istilah yang dikatakan Wiranto.

Baca: Mantan Kapolda Metro Jaya Dijerat Pasal Makar karena Ucapan di Video

"Berita-berita bohong itu kan membuat publik tidak nyaman dan tidak aman. Itu memprovokasi masyarakat untuk berbuat sesuatu yang negatif," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Selasa (11/6/2019),  sengketa sudah masuk ke dalam tahap registrasi terhadap permohonan peserta pilpres yang mengajukan sengketa.

Kemudian pada 14 Juni 2019 MK akan menggelar sidang perdana untuk memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan (Putusan Sela).

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved