Jumat, 29 Mei 2026

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Hari Ini, Selasa 11 Juni 2019: Waspada Gelombang Tinggi Mencapai 2-4 Meter

Simak peringatan dini BMKG hari ini, Selasa 11 Juni 2019. Terdapat dua puluh titik wilayah perairan Indonesia yang berpotensi gelombang tinggi.

Tayang:
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
pixabay.com
ILUSTRASI gelombang tinggi - Simak peringatan dini BMKG hari ini, Selasa 11 Juni 2019. Terdapat dua puluh titik wilayah perairan Indonesia yang berpotensi gelombang tinggi. 

Simak peringatan dini BMKG hari ini, Selasa 11 Juni 2019. Terdapat dua puluh titik wilayah perairan Indonesia yang berpotensi gelombang tinggi.

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di sejumlah provinsi di Indonesia hari ini, Selasa (11/6/2019).

Peringatan dini tersebut disampaikan pada situs resmi BMKG, bmkg.go.id.

Pada Selasa (11/6/2019), terdapat dua puluh dua provinsi yang mendapat peringatan dini.

Lima provinsi berpotensi gelombang tinggi pada perairannya.

Gelombang tinggi tersebut mencapai dua meter hingga empat meter.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Hari Ini, Selasa 11 Juni 2019 : Pangkal Pinang dan Bengkulu Hujan Petir

Baca: Peringatan Dini BMKG 10-11 Juni 2019: Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem Dampak Massa Udara Basah

Total terdapat dua puluh wilayah perairan pada lima provinsi yang berpotensi gelombang tinggi.

Sementara itu, sejumlah provinsi lainnya berpotensi hujan petir dan angin kencang, hujan petir, hujan sedang-lebat, dan hujan lebat.

Ada pula wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat disertai guntur dan angin kencang, angin kencang dan gelombang tinggi, hanya angin kencang, dan hanya berpotensi gelombang tinggi.

Berikut daftar peringatan dini BMKG Hari ini, Selasa 11 Juni 2019, dilansir bmkg.go.id :

Wilayah berpotensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang :

Hampir di seluruh wilayah Kabupaten Kota Provinsi Bangka Belitung (siang-sore hari)

Kab. Bangka (malam-dini hari)

Bangka Tengah (malam-dini hari)

Pangkalpinang (malam-dini hari)

Bangka Selatan (malam-dini hari)

Bengkulu

Jambi (Kab. Tebo, Kab. Bungo, dan Kab. Sarolangun)

Kalimantan Selatan (Banjar Tanah Bumbu dan Kotabaru)

Kalimantan Tengah

Maluku Utara (Labuha, Widi, Obi, Taliabu, Mangole, Maba, Morotai, Wasile, Kao, dan Ibu)

Riau Bagian Barat dan Utara (siang/sore dan malam hari)

Sulawesi Tengah (Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan)

Sumatera Selatan (OKI, Banyuasin, Palembang, Ogan Ilir, Prabumulih, Muara Enim, OKU, Pagar Alam, PALI, OKU Timur, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau, dan Musi Banyuasin.

Wilayah berpotensi hujan disertai kilat/petir :

Aceh Tenggara

Kalimantan Timur (Tanah Grogot, Penajam, dan Batu sopang pada dini hari)

Papua Barat (Kumurkek, Teluk Arguni Atas, Yamor, Datran Isim, Aifat Utara, Aitinyo, Makbon, Kebar, Moskona Timur, dan Windesi)

Wilayah berpotensi hujan sedang-lebat :

Kalimantan Barat (Kapuas Hulu, Melawi, Sintang, Ketapang, Kayong Utara, Mempawah, dan Sekadau)

Papua (Nabire dan Tembagapura)

Sulawesi Utara (Kotamobagu, Bolmong, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan sekitarnya)

Wilayah berpotensi hujan lebat :

Sulawesi Barat (Pasangkayu, Bambaira, Bambalamotu, dan Sarjo pada dinihari)

Wilayah berpotensi hujan sedang-lebat disertai guntur dan angin kencang :

Sulawesi Tenggara (Konawe Utara pada siang-sore hari)

Wilayah berpotensi angin kencang dan gelombang tinggi :

Selat Bali

Selat Badung

Selat Lombok

Samudera Hindia Selatan Bali

Wilayah berpotensi angin kencang :

Banten (Kab. Pandeglang bagian Selatan dan Barat, Lebak bagian Selatan

Nusa Tenggara Timur (Pulau Timur dan Rote)

Wilayah berpotensi gelombang tinggi :

Selat Sunda bagian Selatan

Perairan Selatan Banten

Samudera Hindia Selatan Banten

Bengkulu Enggano (3.5 meter)

Samudera Hindia Barat Bengkulu (4 meter)

Selat Lombok Bagian Utara (lebih dari sama dengan 2 meter)

Selat Lombok Bagian Selatan (lebih dari sama dengan 2 meter)

Selat Alas Bagian Selatan (lebih dari sama dengan 2 meter)

Laut Sumbawa (lebih dari sama dengan 2 meter)

Perairan Selatan Sumbawa (lebih dari sama dengan 2 meter)

Samudera Hindia Selatan NTB (lebih dari sama dengan 2 meter)

Selat Sape (lebih dari sama dengan 2 meter)

Perairan NTT bagian Tenggara hingga Barat

Laut Sawu

Selat Makassar bagian selatan (gel. 1.25-2.5 meter)

Perairan barat Sulawesi Selatan (gel. 1.25-2.5 meter)

Perairan Kep. Sabalana (gel. 1.25-2.5 meter)

Perairan Kep. Selayar (gel. 1.25-2.5 meter)

Teluk Bone bagian selatan (gel. 1.25-2.5 meter)

Laut Flores (gel. 2.5-4.0 meter)

 (Tribunnews.com/Citra Anastasia)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved