Pilpres 2019

Demokrat : Biarkan Koalisi Bertambah, Berkurang atau Bubar dengan Sendirinya

"Biarkan aja koalisi itu bisa tambah (partai), kurang, bisa bubar sendiri ya kan," kata Syarief Hasan

Demokrat : Biarkan Koalisi Bertambah, Berkurang atau Bubar dengan Sendirinya
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Wakil Ketua Umum Parta Demokrat, Syarief Hasan saat datang ke kediaman Ketua Umum Demokrat SBY di Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018) pagi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan, sebuah koalisi tidak bisa dipaksa dibubarkan.

Koalisi, menurut Syarief hasan, akan bertahan atau bubar dengan sendirinya.

Baca: Peluang PAN dan Demokrat Gabung ke Parlemen, Golkar: Akan Perkuat Jokowi

"Biarkan aja koalisi itu bisa tambah (partai), kurang, bisa bubar sendiri ya kan. kayak contoh bubar sendiri kapan? masih ingat Koalisi kerakyatan dan koalisi kebangsaan dulu, bubar sendiri kan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (12/6/2019).

Pernyataan Syarief Hasan tersebut merespon kader partai Demokrat yang meminta koalisi Adil dan Makmur dibubarkan.

Menurut Syarief Hasan, dalam pemerintahan siapapun, sebuah koalisi atau kerjasama partai poliik akan ada.

Baik itu koalisi partai yang mendukung pemerintah, atau sebaliknya.

"Saya pikir koalisi itu setiap pemerintahan itu selalu ada koalisi jadi enggak mungkin untuk dibubarkan. itu kan hak Independensi dari pada ketua-ketua koalisi kan," katanya.

Untuk posisi Demokrat sendiri menurut Syarief, saat ini masih bersama koalisi Prabowo-Sandiaga.

Baca: Kisah George Toisutta Semasa Hidup, Rajin Bersedekah Hingga Tak Suka Lihat Orang Merokok

Meskipun demikian ia tidak menampik bahwa partainya membuka komunikasi dengan kubu Jokowi-Maruf.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved