Peluang PAN dan Demokrat Gabung ke Parlemen, Golkar: Akan Perkuat Jokowi

Partai Golkar menilai penambahan anggota baru di koalisi bakal memperkuat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Peluang PAN dan Demokrat Gabung ke Parlemen, Golkar: Akan Perkuat Jokowi
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung dan Ketua Umum Partao Golkar Airlangga Hartarto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar menilai penambahan anggota baru di koalisi bakal memperkuat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Diketahui belakangan sejumlah partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin kian terbuka menerima bergabungnya anggota baru, seperti PAN dan Partai Demokrat.

Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Komandan Kogasma AHY sudah beberapa kali bertemu langsung dengan Jokowi, diantaranya di Istana Bogor, Jawa Barat.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan penambahan anggota baru yakni demi koalisi di parlemen.

"Kalau dari partai cair. Hanya kami melihat kedepan didukung mayoritas lebih bagus. Tentu dengan terbukanya dialog dengan partai-partai yang akan menambah di parlemen itu selalu baik‎," tutur Airlangga, Rabu (12/9/2019) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca: Lama Tak Berjumpa, Jokowi dan JK Nge-Vlog Bareng

Meski begitu, Airlangga tidak bersikap soal koalisi anggota baru di eksekutif dalam mendapatkan jatah kursi menteri. Menurutnya, keputusan posisi menteri ada di tangan Presiden Jokowi.

"Kabinet kan ada unsur partai pendukung, profesional, banyak ruang yang bisa dibahas. Itu kan belum terjadi, tunggu Pak Presiden. Tentu kalau eksekutif, prerogratif presiden," tegasnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved