Sujiwo Tejo Sindir Negeri yang Sering Terapkan Standar Ganda: Perokok Dihina, Pajak Rokok Diemplok

Sujiwo Tejo menyindir kondisi Indonesia yang sering menerapkan standar ganda dalam menilai dan bertindak.

Sujiwo Tejo Sindir Negeri yang Sering Terapkan Standar Ganda: Perokok Dihina, Pajak Rokok Diemplok
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Budayawan Sujiwo Tejo menjadi Keynote Speaker pada Parade Bahasa Nasional 2013 di Kampus Universitas Negeri Makassar. Kamis (10/10/2013). Kegiatan antar Perguruan Tinggi se Indonesia ini, mengambil tema "Perealisasian Hakikat Berbahasa, Sebuah Upaya Menemukan Identitas dan Martabat Bangsa" yang bertujuan untuk mempertahankan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang saat ini tatanannya telah banyak berubah akibat sejumlah fenomena sosial. 

TRIBUNNEWS.COM - Budayawan, Sujiwo Tejo kembali melontarkan kicauan bernada sindiran.

Kali ini Sujiwo Tejo menyindir kondisi Indonesia yang sering menerapkan standar ganda dalam menilai dan bertindak.

Melalui kicauan Twitternya, Kamis (13/6/2019) Sujiwo Tejo mengunggah sebuah foto yang menurutnya menunjukkan suatu pertentangan atau kontradiksi.

Foto tersebut menggambarkan sebuah ruangan yang memperlihatkan poster dan meja yang ditempeli iklan rokok.

Namun di sisi lain, ada sebuah poster peringatan dilarang merokok juga di ruangan tersebut.

Oleh Sujiwo Tejo, portrait gambar tersebut menunjukkan adanya kontradiksi dan standar ganda.

Lebih lanjut, Sujiwo Tejo mengimbau untuk tidak berharap muluk-muluk terhadap negeri ini, siapapun pemimpinnya, jika larangan merokok dipasang bersebelahan dengan iklan rokok.

Sujiwo Tejo juga menyinggung soal persekusi yang dialami oleh para perokok.

Menurutnya para perokok 'dihina-hina'.

Sedangkan, pajak dan iklan rokok 'diemplok' alias dinikmati begitu saja.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>>>>

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved