Pesan Menkeu Sri Mulyani ke PNS: Jangan Suarakan Kebencian

Sri Mulyani menyampaikan pesan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungannya.

Pesan Menkeu Sri Mulyani ke PNS: Jangan Suarakan Kebencian
ISTIMEWA
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan (Keuangan) Sri Mulyani menyampaikan pesan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungannya.

Dengan suara yang lantang dan tegas, Sri Mulyani mengaku tak akan memaafkan siapa saja di jajarannya yang melakukan pola kepemimpinan ekslusif.

Ani, begitu sapaan akrabnya, tak sudi ada PNS Kemenkeu yang memetingkan kelompoknya sendiri.

"Atau bahkan menjadi penyuara kebencian terhadap mereka yang berbeda dengan kita. Itu tidak bisa dimaafkan dan tidak seharusnya ada di Kementerian Keuangan," ucap Ani di hadapan ratusan pejabat eselon II dan III yang baru dilantik di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019) lalu.

Menurut Ani, lembaganya adalah sebagian kecil dari institusi yang memiliki kemewahan dan berkaitan dengan instansi vertikal.

"Kalau di institusi ini ada pimpinan di level manapun, atau bahkan bukan pimpinan, tapi staf jajaran yang Anda merasa, atau Anda memiliki kepercayaan bahwa Anda ingin menjadi eksklusif, maka Anda salah tempat," tegasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank itu bahkan menyebut orang yang ingin eksklusif dan menyuarakan kebencian akan merugikan lembaganya. Sikap itu, lanjutnya, tak sejalan dengan tugas yang diemban semua petugas di Kemenkeu.

"Karena Anda tidak hanya menjadi benalu, tetapi akan menjadi racun bagi institusi dan bagi negara. Karena institusi ini memiliki tugas untuk menjahit persatuan, menjaga persatuan," tutur dia.

Baca: Hari Ini, Mantan Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Kembali Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Makar

Baca: Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ustaz Lancip soal Ceramah Tentang 60 Korban Tewas Saat Kerusuhan 22 Mei

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved