Pilpres 2019

Ini Tiga Petitum Jawaban Kuasa Hukum Jokowi-Maruf Amin

Yusril Ihza Mahendra membacakan tiga butir petitumnya di ruang sidang Mahkamah Konstitusi Jakarta

Ini Tiga Petitum Jawaban Kuasa Hukum Jokowi-Maruf Amin
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua tim kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan eksepsi dalam sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). Agenda persidangan adalah mendengar jawaban dari termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), keterangan pihak terkait dalam hal ini Tim Kampanye Nasional (TKN), dan keterangan Bawaslu. Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah menjabarkan dalil-dalil jawabannya terhadap gugatan, Kuasa Hukum paslon Presiden dan Wakil Presiden 01 Joko Widodo dan Maruf Amin selaku pihak terkait dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 atau sengketa Pilpres, Yusril Ihza Mahendra membacakan tiga butir petitumnya di ruang sidang Mahkamah Konstitusi Jakarta Pusat pada Selasa (18/6/2019).

Petitum dalam dokumen bejumlah halaman 78 tersebut yang dimuat dalam dua bagian.

Dalam eksepsinya, berisi dua petitum.

Baca: Kemenyan Hingga Boneka Jelangkung Warnai Aksi Massa Kawal Sidang MK. Ada yang Protes: Siapa Setannya

"Berdasarkan seluruh uraian dalam jawaban tersebut di atas, Pihak Terkait memohon kepada Mahkamah Konstitusi untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut. Pertama menerima Eksepsi Pihak Terkait untuk seluruhnya. Dua. Menyatakan Mahkamah Konstitusi tidak berwenang memeriksa Permohonan Pemohon, atau setidak-tidaknya menyatakan Permohonan Pemohon tidak dapat diterima," kata Yusril.

Sedangkan dalam pokok permohonannya, termuat satu petitum.

"Menolak Permohonan Pemohon (paslon 02) untuk seluruhnya," kata Yusril.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved