Pilpres 2019

Wayan Sudirta Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Ibarat 'Sedang Mencari Kuburannya Sendiri'

Wayan mengatakan, gugatan yang diajukan Prabowo-Sandi ke MK tidak memenuhi persyaratan formil maupun materiil.

Wayan Sudirta Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Ibarat 'Sedang Mencari Kuburannya Sendiri'
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Pengacara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai pihak terkait dalam gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019, I Wayan Sudirta, di Mahkamah Konstitusi pada Kamis (13/6/2019). 

Sebaliknya, makin panjang sebuah permohonan, maka akan semakin sulit membuktikannya.

"Ini kan sama dengan mencari kuburan namanya. Ini mencari mati dengan menyiapkan tali gantungan sendiri menjerat lehernya," katanya.

Tim Hukum Prabowo-Sandi mengajukan permohonan gugatan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi pada Jumat (24/5/2019).

Kemudian, yang bersangkutan mengajukan perbaikan permohonan gugatan pada Senin (10/6/2019).

Dalam persidangan perdana sengketa hasil pilpres yang digelar MK Jumat (14/6/2019), Majelis Hakim meminta Tim Hukum Prabowo-Sandi untuk membacakan materi permohonan gugatan awal.

Namun demikian, Tim Hukum 02 justru membacakan materi permohonan perbaikan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengacara Jokowi-Ma'ruf: Gugatan Prabowo Paling Menyimpang dari Aturan"
Penulis : Fitria Chusna Farisa

Baca: Kivlan Zen Akui Terima Uang 4.000 Dollar Singapura dari Tersangka Habil Marati

Baca: Cerita Warga Pekalongan Jalan Kaki dari Aceh sampai Papua Selama 19 Tahun

Baca: 3 Gerakan untuk Regangkan Nyeri di Bagian Leher dan Punggung Sebelum Tidur

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved