Pilpres 2019

Ketua Tim Bravo 5 Minta Relawan Tak Mengharapkan Sesuatu dari Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, meminta para relawan agar tak mengharapkan sesuatu dari kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

Ketua Tim Bravo 5 Minta Relawan Tak Mengharapkan Sesuatu dari Kemenangan Jokowi-Ma'ruf
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha Candraditya
Silaturahmi Kebangsaan Relawan Jokowi-Amin di Hotel Marc Passer Baroe, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Bravo 5, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, meminta para relawan agar tak mengharapkan sesuatu dari kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, relawan tidak boleh mengacaukan jalannya pemerintahan dengan merasa menjadi orang penting atau mampu mempromosikan orang atau dirinya sendiri menjadi pejabat.

"Relawan itu tidak boleh menjadi katakanlah mengacaukan pemerintahan yang berjalan. Tidak boleh ada relawan seolah-olah menjadi orang penting. Kemudian bisa mempromosikan orang atau mempromosikan dirinya menjadi pejabat," ujar Fachrul Razi dalam acara 'Silaturahmi Kebangsaan Relawan Jokowi-Amin' di Hotel Marc Passer Baroe, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

Ia menilai relawan seharusnya bekerja dengan rela tanpa pamrih.

Baca: Fakta dan Kronologi 3 Oknum Guru Berhubungan dengan 3 Siswi SMP, Pernah Pesta Seks di Lab Komputer

Para relawan pun diminta untuk mendukung pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan dengan melawan masalah radikalisme hingga anti Pancasila.

Silaturahmi Kebangsaan Relawan Jokowi-Amin_1
Silaturahmi Kebangsaan Relawan Jokowi-Amin di Hotel Marc Passer Baroe, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, mantan Wakil Panglima TNI itu menyebut relawan yang mengharapkan sesuatu justru menjadi hama dalam pemerintahan Jokowi.

"Nggak, relawan bukan itu. Relawan betul-betul rela bekerja memenangkan Pak Jokowi-Ma'ruf dan rela bekerja untuk mendukung pemerintahan khususnya dalam persoalan radikalisme, persoalan anti Pancasila, persoalan khilafah dan sebagainya," ucapnya.

"Dan yang kami tekankan juga, relawan juga betul-betul tanpa pamrih. Tidak boleh dengan tidak mendapatkan apa-apa, kemudian mengecilkan pemerintahan Pak Jokowi. Karena itu sudah menjadi pengalaman yang lalu-lalu, pada saat mendapat apa-apa, ia justru menjadi hama di dalam berjalannya pemerintahan Pak Jokowi," tandas Fachrul.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved