2 WNI dan 8 WNA Tiongkok Diringkus Polisi Terkait Perdagangan Orang Berkedok 'Mak Comblang'

Kepolisian telah menciduk dua warga negara Indonesia (WNI) dan delapan warga negara asing (WNA) Tiongkok di Pontianak, Kalimantan Barat

2 WNI dan 8 WNA Tiongkok Diringkus Polisi Terkait Perdagangan Orang Berkedok 'Mak Comblang'
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian telah menciduk dua warga negara Indonesia (WNI) dan delapan warga negara asing (WNA) Tiongkok di Pontianak, Kalimantan Barat, sekira pukul 19.30 WIB, Rabu (12/6/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan 10 orang tersebut ditangkap berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan perdagangan orang.

"Berdasarkan informasi dari informan dan masyarakat bahwa ada orang asing yang tinggal di sebuah rumah di daerah Purnama Kota Pontianak, WN Tiongkok tersebut diduga menikah dengan WNI," ujar Dedi, dalam keterangan tertulis, Senin (24/6/2019).

Adapun dua WNI yang diamankan kepolisian berinisial AMW dan VV.

Keduanya adalah pasangan suami istri.

Baca: ‎Alasan Polri Pertebal Keamanan di MK Jelang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019

Baca: ‎Menkominfo Belum Berencana Batasi Akses Medsos Jelang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres Oleh MK

Baca: Alasan Demi Ciptakan Persaingan, Luhut Bilang Pelabuhan Patimban Akan Dikelola Swasta

Baca: Dihargai Rp 1,9 Triliun, Joao Felix Diyakini Bisa Gantikan Cristiano Ronaldo

Berdasarkan keterangan pelaku, polisi mendapati bahwa dalam kasus dugaan perdagangan orang AMW berperan sebagai 'mak comblang'.

Nantinya korban atau wanita yang merupakan WNI akan dijodohkan dengan WNA dengan iming-iming kehidupan layak di Tiongkok.

Tak hanya itu, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menyebut korban juga diberikan imbalan uang sebesar Rp 20 juta.

"Tersangka AMW mulai berbisnis sejak bulan Mei 2019 dan mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp 70 juta dari setiap korban wanita yang berhasil dikirimkan ke Tiongkok. AMW menambahkan bahwa korban-korbannya belum ada yang sampai ke Tiongkok," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved