Korupsi KTP Elektronik

Kepada Penyidik KPK, Chairuman Mengaku Sudah Tidak Duduk di Komisi II Saat Pembahasan Anggaran e-KTP

Mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap mengaku sudah tidak duduk di Komisi II DPR RI saat membahas anggaran proyek KTP elektronik atau e-KTP.

Kepada Penyidik KPK, Chairuman Mengaku Sudah Tidak Duduk di Komisi II Saat Pembahasan Anggaran e-KTP
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Mantan Komisi II DPR Chairuman Harahap selepas diperiksa terkait perkara korupsi e-KTP, Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap mengaku sudah tidak duduk di Komisi II DPR RI saat membahas anggaran proyek KTP elektronik atau e-KTP.

Hal tersebut dikatakan Chairuman ketika merampungkan pemeriksaan dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP.

"Saya sudah enggak di komisi II (DPR) lagi. Saya sudah di komisi VI (DPR)," ucap Chaeruman harahap di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).

Sebagaimana diketahui, Chairuman pernah menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI hingga tahun 2012.

Dia kemudian digantikan Agun Gunandjar Sudarsa yang hari ini juga diperiksa sebagai saksi untuk Markus Nari.

Baca: Kisah Mantri Patra yang Meninggal Kehabisan Makanan dan Obat Saat Mengabdi di Pedalaman Papua

Baca: Wasekjen PAN: Hampir Seluruh Jaringan Partai Ingin Jadi Oposisi

Baca: TKN: Gerindra Pantas Ditawari Masuk Koalisi

Chairuman mengaku tak banyak pertanyaan baru dalam pemeriksaannya.

Pemeriksaan ini menurutnya hanya pengulangan untuk (Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada kasus e-KTP dengan tersangka Markus Nari.

"Enggak ada hanya pengulangan untuk berita acara itu," tutur Chairuman.

Markus Nari ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP sejak Juli 2017.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved