Guyub Kembali Pasca Pilpres

“Pemberdayaan Media Massa dan Masyarakat dalam Rangka Memelihara Persatuan dan Keamanan Pasca Pemilu 2019”.

Guyub Kembali Pasca Pilpres
TRIBUN/DANY PERMANA
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany saat menyambangi redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (27/3/2018). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Komunitas Jurnalisme Warga Kebhinnekaan mengimbau masyarakat dan elite politik bersatu pasca Pemilu 2019.  Imbauan tersebut dituangkan melalui sebuah diskusi yang mengangkat tema “Pemberdayaan Media Massa dan Masyarakat dalam Rangka Memelihara Persatuan dan Keamanan Pasca Pemilu 2019”.

Diskusi akan digelar di Fatmawati, Jakarta Selatan, hari ini Selasa (25/6). Diskusi dihadiri Domuara D. Ambarita (Dewan RedaksiTribun Network), Tsamara Amany (PegiatMedsos/Politisi PSI), Adi Prayitno (Dosen FISIP UIN Jakarta), serta Muhammad Rafsanjani (Tokoh Muda NU/Aktivis PB PMII).

Baca: Evaluasi Kemendagri Mengenai Perpanjangan Ijin FPI

Ketua komunitas Kebhinnekaan, Achmad Munawar menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka menyatukan masyarakat dan elite politik agar kembali pada persatuan dan kesatuan bangsa serta mengajak baik yang kalah maupun menang, Indonesia harus aman dan damai.

Baca: Daftar 9 Kampus Terbaik di Indonesia Tahun 2019/2020 Versi QS

Momentum  bulan Saawal atau Idul Fitri selayaknya menjadi inspirasi bagi se mua kalangan untuk mengedepankan sikap jiwa besar.  Tensi politik yang sempat memanas diharapkan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

"Diusungnya tema pemberdayaan media massa, dikarenakan media massaa dalah media informasi yang massif dan pemberitaannya dapat dipertanggungjawabkan.  Ini merupakan bentuk perlawanan terhadap informasi palsu atau hoaks," kata dia.

Baca: Manajer Honda: Marc Marquez Pembalap MotoGP Terbaik Saat Ini

"Media massa sangat diharapkan memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat agar kemajuan bangsa, persatuan dan kesatuan dapat kita songsong bersama," tambahnya.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved