KPK Bekali Pelaku UKM di Ngawi Tentang Upaya Pencegahan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian lebih pada sektor swasta.

KPK Bekali Pelaku UKM di Ngawi Tentang Upaya Pencegahan Korupsi
Dokumentasi KPK
KPK bekali pelaku UKM di Ngawi tentang upaya pencegahan korupsi, Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangkaian kegiatan Roadshow Bus 'Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi' tahun ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian lebih pada sektor swasta.

Hal tersebut dilakukan dengan memberikan pembekalan kepada pelaku usaha termasuk di dalamnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tentang upaya pencegahan korupsi di dunia usaha.

Sosialisasi berlangsung Rabu (26/7) pukul 14.00-16.00 WIB di Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi dengan peserta sekitar 100 perwakilan pengusaha dan penyedia barang dan jasa (vendor) di lingkungan Pemkab Ngawi.

Dalam pembukaan kegiatan, Fungsional KPK Ramah Handoko menjelaskan tentang program pencegahan korupsi di sektor swasta bernama PROFIT (Profesional Berintegritas) yang diinisiasi KPK pada tahun 2016.

Menurutnya perhatian KPK pada sektor usaha bukan tanpa sebab.

Baca: Rapper Linkin Park Mike Shinoda Konser di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Baca: Massa Demo Tahlil Akbar 266 Minta Prabowo Tolak Putusan MK

Baca: Rekaman Diputar, Terungkap Percakapan Lukman Hakim dengan Staf Khusus Soal Jabatan Kakanwil Kemenag

“Berdasarkan data KPK jumlah individu yang terlibat dalam tindak pidana korupsi, peringkat kedua tertinggi adalah para pelaku bisnis ataupun mereka yang berlatar belakang swasta,” ujar Handoko dalam keterangan resminya kepada pewarta, Rabu (26/6/2019).

Ia juga menambahkan bahwa saat ini ada 5 korporasi yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan dapat dimintakan pertanggungjawaban pidana korupsi

Karenanya, KPK berharap sosialisasi panduan pencegahan korupsi untuk dunia usaha atau disingkat Panduan CEK bagi UKM ini dapat menjadi bekal bagi para pelaku UKM bagaimana membangun usaha yang berintegritas.

Merespons KPK, Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Ngawi Mamik Subagjo mengajak seluruh peserta yang hadir yang merupakan pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan dengan serius dan sungguh-sungguh.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved