Lewat Toko Stop Narkoba, BNN Pasarkan Kopi yang Ditanam di Bekas Lahan Ganja di Aceh

Online Shop yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ini diresmikan bersamaan dengan puncak perayaan Hari Anti Narkoba

Lewat Toko Stop Narkoba, BNN Pasarkan Kopi yang Ditanam di Bekas Lahan Ganja di Aceh
Theresia Felisiani
Kopi bubuk hasil petani di Aceh yang ditanam di bekas lahan ganja siap dipasarkan melalui online shop "Stop Narkoba" 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dengungan bunyi sirene menjadi pertanda resmi diluncurkannya online market place 'Toko Stop Narkoba" oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Online Shop yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ini diresmikan bersamaan dengan puncak perayaan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Rabu (26/6/‎2019) di The Tribrata, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, ada puluhan booth perwakilan dari seluruh wilayah Indonesia yang menjual barang-barang hasil pemberdayaan BNN pada warga binaan yang kesehariannya rentan dengan ancaman narkoba.

"Tadi Pak Jusuf Kalla (Wapres) yang luncurkan "Toko Stop Narkoba". Para pecandu ini setelah direhab kembali ke lingkungannya tidak ada pekerjaan. Jadi mereka diberikan pelatihan untuk membuat kerajinan," ujar Kepala BNN Komjen Heru Winarko.

Heru melanjutkan selain melihatkan para mantan pecandu, pemberdayaan juga diberikan bagi warga binaan yang wilayahnya rawan penyalahgunaan narkoba.

Jenderal bintang tiga ini mencontohkan, kampung rawan narkoba yakni Kampung Ambon dan Kampung Bali, warganya sudah didampingi untuk membuat kerajinan tangan yang hasilnya dijual dalam online shop "Stop Narkoba".

Mengenai harga, Heru menjelaskan memang harga yang dibandrol cukup mahal dibandingkan harga pasaran.

Pasalnya ada historis sendiri, dimana barang-barang kerajinan hingga olahan itu buat oleh tangan-tangan eks pecandu dan warga binaan BNN.

"‎BNN membantu dan memasarkan lewat Toko Stop Narkoba, memang harganya lebih mahal sedikit karena nanti hasil penjualannya murni untuk mereka. Mari gotong royong untuk membantu mereka," kata Heru.

Sejak tiga tahun lalu, ternyata BNN tetap konsisten mengubah lahan ganja di wilayah Aceh menjadi kebun kopi di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Upaya ini dilakukan melalui program Grand Design Alternative Development.

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved