Polri: Penangkapan Ketua Jamaah Ansorut Syariah dan Anggota MMI Tak Ada Kaitan dengan Terorisme

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan keduanya diringkus kepolisian bukan karena tindak pidana terorisme.

Polri: Penangkapan Ketua Jamaah Ansorut Syariah dan Anggota MMI Tak Ada Kaitan dengan Terorisme
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian telah menangkap Ketua Jamaah Ansorut Syariah, Agung Nur Alam alias Abu Usamah bin Nur Irhab dan Ketua Ormas Almanar sekaligus anggota Majelis Mujahidin Indonesia, Andi Mulya di Cirebon, Rabu (26/6/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan keduanya diringkus kepolisian bukan karena tindak pidana terorisme.

"Jadi penangkapan ini tidak ada kaitannya dengan kasus tindak pidana terorisme ya," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Dedi menyebut Andi ditangkap terkait kepemilikan senjata tajam di depan Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, sekitar pukul 05.54 WIB.

Sementara Agung ditangkap terkait perkara tindak pidana penyebaran konten provokatif lewat media sosial.

Agung sendiri ditangkap di depan rumahnya yang beralamat di Gang Karang Baru RT03/03, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, sekira pukul 05.02 WIB.

Namun, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menuturkan tim penyidik akan menggali keterangan lebih lanjut dari keduanya. Terutama apakah mereka terafiliasi pada jaringan teroris.

"Saat penangkapan ditemukan senjata tajam, dia dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Nanti akan didalami menyangkut kepemilikan akun media sosial dan jaringan komunikasi. Kasus ditangani oleh Polda Jawa Barat," pungkasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved