Sosiolog UI Tanggapi Rencana Jokowi akan Masukkan Kaum Muda dalam Kabinet Mendatang

Ide Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan merekrut kaum muda untuk duduk di kabinetnya mendatang, patut diapresiasi.

Sosiolog UI Tanggapi Rencana Jokowi akan Masukkan Kaum Muda dalam Kabinet Mendatang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Ma'ruf Amin (kanan) memberikan keterangan saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2019 di gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019). KPU resmi menetapkan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ide Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan merekrut kaum muda untuk duduk di kabinetnya mendatang, patut diapresiasi.

Menurut Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI), Kastorius Sinaga, ide berani Jokowi itu tepat dengan dinamika tantangan dalam negeri dan global yang begitu dinamis saat ini.

"Seperti di berbagai belahan dunia seperti di Perancis, Austria, Kanada, generasi muda bahkan sudah tampil memimpin negara," ujar mantan penasehat Kapolri ini kepada Tribunnews.com, Selasa (2/7/2019).

Energi positif kaum muda cukup relevan menjawab tren disrupsi global yang memang saat ini sangat cepat berubah.

Baca: Nelayan di Sikka Hilang di Laut, Diduga Terserang Epilepsi Saat di Laut

Baca: Madura United vs PSM Makassar: Dejan Antonic bilang Madura Wajib Raih Tiga Poin

Baca: Merasa Diselingkuhi, Pria Pakistan Tembak dan Bakar Keluarga Istri serta 2 Anaknya

Baca: Jelang MotoGP Jerman 2019: Dari Jadwal Lengkap Hingga Karakteristik Sirkuit Sachsenring

Dari gaya kepemimpinan, lebih lanjut ia menjelaskan, kaum muda memang cenderung lebih progresif, lebih cekatan dalam mengambil keputusan.

Pun berjiwa “risk taker” atau berani mengambil risiko dalam menghadapi tantangan ataupun problem solving.

"Terobosan kepemimpinan demikian sangat dibutuhkan Indonesia di tengah kompleksitas persaingan global," tegas Kastorius Sinaga.

Namunpun demikian ide terobosan Jokowi untuk merekrut kaum muda di kabinetnya harus dilakukan lewat seleksi ketat. Bukan asal-asalan.

Apalagi bukan dalam rangka bagi-bagi kekuasaan atas imbal jasa politik ataupun atas dasar kompromi politik.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved