Prakiraan Cuaca

BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan Panjang hingga Ekstrem, Ini Daftarnya

BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami kekeringan panjang hingga ekstrem. Ini daftarnya.

BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan Panjang hingga Ekstrem, Ini Daftarnya
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/muhammad abdiwan
Sejumlah anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. 

BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami kekeringan panjang hingga ekstrem. Ini daftarnya.

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami kekeringan panjang hingga ekstrem.

Hal tersebut berdasarkan pemantauan di sejumlah wilayah Indonesia.

Misalnya di Sumedang, Gunung Kidul, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Gresik, Tuban, Pasuruan dan Pamekasan.

Demikian dikutip Tribunnews.com dari utas yang diunggah akun Twitter @InfoHumasBMKG, Kamis (4/7/2019).

Deputi Bidang Klimatologi, Drs Herizal MSi mengatakan, berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga 30 Juni 2019, terdapat potensi kekeringan meteorologis (iklim).

Baca: BMKG: Peringatan Dini Sejumlah Wilayah Alami Cuaca Ekstrem Jumat 5 Juli 2019, Termasuk Jawa Barat

Baca: Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi Capai 6 M Akibat Tropical Storm MUN, Berlaku 4-7 Juli 2019

Fenomena kekeringan terjadi di sebagian besar Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dengan kriteria panjang hingga ekstrem.

Dari hasil analisis BMKG, teridentifikasi adanya potensi kekeringan meteorologis yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain:

1. AWAS (telah mengalami HTH lebih 61 hari dan prakiraan curah hujan rendah kurang 20 mm dalam 10 hari mendatang dengan peluang lebih 70 persen)

• Jawa Barat (Bekasi, Karawang dan Indramayu)

Halaman
1234
Penulis: Sri Juliati
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved