Seleksi Pimpinan KPK

Maju Lagi Jadi Capim 2019-2023, 3 Pimpinan KPK Mendaftar via Online

"Jadi kami baru bisa sampaikan profil pada 11 Juli 2019 siapa saja yang kami anggap memenuhi kualifikasi seleksi administrasi‎," ungkap Yenti.

Maju Lagi Jadi Capim 2019-2023, 3 Pimpinan KPK Mendaftar via Online
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK, Kamis (4/7/2019) pukul 16.00 WIB resmi menutup pendaftaran para capim yang datang sendiri menyerahkan berkas secara fisik.

Sementara untuk capim yang mendaftar secara online, berkasnya masih ditunggu via email hingga ‎pukul 00.00 WIB. Pansel memberikan waktu bagi pendaftar online karena banyak berkas yang harus di scan dan dilampirkan.

"Jadi memang kami tutup pendaftaran yang dokumen fisik, yang datang sendiri pukul 16.00 WIB. Setelah itu kami perlu waktu untuk melihat kecukupan para pendaftar," ucap Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih di Kantor Setneg, Jakarta Pusat.

Yenti melanjutkan hasil rapat pansel KPK siang tadi, memutuskan waktu pendaftaran tidak akan diperpanjang.‎ Tahap selanjutnya, berkas para capim yang sudah masuk bakal diseleksi dan diumumkan pada 11 Juli 2019.

Baca: Aniaya Siswinya, Kepala Sekolah SMA di Bali Divonis Bersalah, Ini Hukumannya

Baca: Baru Dirilis Hitungan Hari, Ariel NOAH Murka Saat Tahu Lagu Wanitaku Dibajak

Baca: Jaksa Sebut Joko Diyono Sedang Sakit Ketika Hendak Hadapi Sidang Tuntutan

"Jadi kami baru bisa sampaikan profil pada 11 Juli 2019 siapa saja yang kami anggap memenuhi kualifikasi seleksi administrasi‎," ungkap Yenti.

Dikonfirmasi soal capim dari pimpinan KPK saat ini, 2014-2019 ada berapa orang yang mendaftar? Yenti menjawab ada tiga pimpinan yang mendaftar. Siapa sajaa mereka, Yenti tidak menginformasikan.

‎"Dari komisioner KPK ada tiga orang, dua mendaftar kemarin malam dan satu lagi menyusul. Mereka secara online ya. Kalau dari pegawai KP ada 13. Untuk Polri ada dua kelompok yang aktif dan pensiun. Khusus yang pensiun ada 9 orang," tuturnya.

Dari unsur kehakiman, diungkap Yenti ada jaksa 5 orang, hakim 8-9 orang‎. Sementara dari profesi advokat paling banyak yakni 53 orang.

Tidak hanya itu, profesi dari ‎dosen, auditor, wakil bupati hingga lembaga keuangan dari luar Kota banyak pula yang daftar.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved