Seleksi Pimpinan KPK

Tidak Lolos Pada 2014, Mantan Kapolda Papua dan Direktur KPK Kembali Mendaftar Calon Pimpinan KPK

‎Sempat gagal saat mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) KPK pada tahun 2014, tidak membuat Giri Supradiono dan Yotje Mende berkecil hati.

Tidak Lolos Pada 2014, Mantan Kapolda Papua dan Direktur KPK Kembali Mendaftar Calon Pimpinan KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Sempat gagal saat mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) KPK pada tahun 2014, tidak membuat Giri Supradiono dan Yotje Mende berkecil hati mauppun patah arang.

Buktinya dari 348 orang yang mendaftar capim KPK periode 2019-2023, nama keduanya kembali masuk.

Diketahui Giri Supradiono menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, sedangkan Papua Irjen Pur Yotje Mende merupakan mantan Kapolda Papua yang kini menjabat sebagai komisioner Kompolnas.

Kompak keduanya mendaftar di hari terakhir penutupan, Kamis (4/7/2019) kemarin.

Yotje Mende mendaftar pukul 08.50 WIB sementara Giri usai jam makan siang.

Yotje Mende tampaknya memang ingin menjadi pimpinan KPK.

Baca: PPDB di Bandung, dari Dosen Unpad Memalsukan KK Hingga Sorotan Terhadap Putri Ridwan Kamil

Baca: Hadapi Sengketa Pileg 2019 di MK, KPU: Pelajari Dalilnya Dulu, Baru Atur Strategi

Baca: Polri Buru Komandan Lapangan Kerusuhan 22 Mei, Statusnya Kini DPO

Menurutnya, latar belakang sebagai resere khususnya di Bareskrim dinilai tidak jauh berbeda dengan pekerjaan di KPK.

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yotje Mende menjawab pertanyaan saat mengikuti tes wawancara di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (26/8/2015). Sebanyak 19 capim KPK mengikuti seleksi tahap akhir oleh Pansel, yang selanjutnya dipilih delapan nama yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015 mendatang, lalu Presiden kemudian menyerahkan nama tersebut ke DPR. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Yotje Mende saat menjawab pertanyaan saat mengikuti tes wawancara di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (26/8/2015).  (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sayangnya saat capim‎ KPK periode 2014 lalu, lulusan Akademi Kepolisian 1981 ini tidak lolos.

Akhirnya pensiun dari institusi Polri, dia memilih berkarir di Kompolnas hingga saat ini.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved