Kawal Pemerintahan Jokowi, Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu Siap Kuatkan Sendi Ideologi Pancasila

Konsolidasi ini sebagai upaya mempersatukan kembali semangat para relawan untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Maruf Amin periode 2019-2024

Kawal Pemerintahan Jokowi, Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu Siap Kuatkan Sendi Ideologi Pancasila
Istimewa
Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu menggelar konsolidasi Pascadeklarasi dukung Joko Widodo Maruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu menggelar konsolidasi Pasca-Deklarasi dukung Joko Widodo Maruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ketua Deklarasi Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu Nanda Abraham mengatakan, konsolidasi ini sebagai upaya mempersatukan kembali semangat para relawan untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Maruf Amin periode 2019-2024.

Baca: Menteri-menteri yang Kena Tegur Jokowi dalam Rapat Kabinet Paripurna

Pertama, kata Nanda, Alumni SMA Jakarta Bersatu siap mengawal pemerintahan pada ideologi Pancasila.

Sebab, ia menilai, tantangan bangsa kedepan yakni soal ideologi yaitu gerakan-gerakan radikalisme agama dan penganut paham selain Pancasila.

"jadi pertaruhannya di lima tahun pertama ini adalah bagaimama kita menguatkan sendi-sendi ideologi kita bagimana kita tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Nanda Abraham di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

"Jadi kita ingin agar negara Indonesia tetap aman tidak ada teroris," tambahnya.

Nanda juga menyampaikan, pihaknya juga siap mengawal pemerintahan Jokowi-Maruf dalan segi pembangunan.

Guna terwujudnya cita-cita itu, lanjut Nanda, Alumni SMA Jakarta Bersatu memilki kriteria khusus dalam mengusulkan nama-nama yang akan menempati menteri di kabinet Jokowi-Maruf.

Nanda menambahkan, Jokowi harus memiliki menteri yang bisa menyempurnakan tugas-tugas pemerintahan kedepan secara cepat dan lugas.

"Ya kalau kami pastinya, salah satunya menyeri harus jujur, tidak pernah korupsi, menterinya yang paling utama melihat bagaimana kondisi kekinian, harus bisa mengimplementasikan dirinya," ungkapnya.

"Jadi program apapun yang dibuat harus merujuk kepada filosofi dasar dan merujuk negara kita kan tujuannya untuk Indonesia itu adil dan makmur dan negara maju," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Alumni SMA Jakarta Bersatu Frans Gultom menambahkan, konsolidasi ini akan dilanjutkan dengan mengajak seluruh relawan hadir dalam acara Syukuran Akbar pada 14 Juli 2019 mendatang.

Baca: Sejumlah Milenial Berpotensi Jadi Menteri Muda Kabinet Jokowi Jilid Kedua

"Pertemuan kali ini kami para deklarator mencoba untuk melakukan konsolidasi teman-teman alumni SMA bukan hanya Jakarta nanti akan diperluas dari seluruh Indonesia," kata Frans.

"Jadi tujuan dari konsolidasi ini adalah untuk mengajak teman-teman untuk menghadiri acara syukuran nasional pada tanggal 14 Juli 2019 di SCC sentul yamg akan dihadiri Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin," pungkasnya.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved