Peserta Seleksi Hakim Ad Hoc Tipikor Masih Minim Pengalaman di Bidang Tindak Pidana Korupsi

Koalisi Masyarakat Sipil Pemantau Peradilan menilai calon hakim ad hoc pengadilan tindak pidana korupsi masih minim memiliki kepakaran di bidang tinda

Peserta Seleksi Hakim Ad Hoc Tipikor Masih Minim Pengalaman di Bidang Tindak Pidana Korupsi
net
Ilustrasi palu hakim 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil Pemantau Peradilan menilai calon hakim ad hoc pengadilan tindak pidana korupsi masih minim memiliki kepakaran di bidang tindak pidana korupsi.

Mahkamah Agung (MA) menyelenggarakan proses seleksi calon hakim ad hoc tipikor sejak Februari 2019 lalu. Ini merupakan seleksi ke-11 yang diselenggarakan MA.

Sejauh ini tercatat ada 125 peserta seleksi yang telah ditelusuri rekam jejaknya.

"Berdasarkan hasil pengumpulan informasi yang dilakukan oleh tim pemantau, hanya sedikit yang mencantumkan pengalamannya bersentuhan dengan isu antikorupsi," kata peneliti dari MAPPI FHUI, Josua Satria, Minggu (7/7/2019).

Baca: Begini Kondisi Kesehatan Sutopo Purwo di Rumah Sakit Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Baca: Egy Maulana Vikri Buka Suara Usai Tahan Imbang Kontestan Liga Champions

Baca: Wanita Ini Gunakan Tusuk Gigi Agar Tidak Dijadikan Sandaran Bocah Laki-laki yang Mengantuk di Kereta

Dia menyayangkan hal itu, karena keahlian merupakan salah satu kualitas utama yang diharapkan dari hakim ad hoc tipikor agar dapat membantu majelis menggali fakta-fakta relevan yang dibutuhkan untuk memutus perkara tipikor.

Padahal, kata dia, profesi penegak hukum hukum seperti advokat, hakim dan akademisi mendominasi pendaftaran. Selain itu ada diantaranya berprofesi sebagai hakim, serta beberapa oditur dan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).

Untuk itu, dia meminta, agar panitia seleksi hakim ad hoc tipikor memprioritaskan peserta seleksi yang memiliki pengalaman di bidang tindak pidana korupsi.

"Memberikan prioritas terhadap peserta seleksi yang memiliki kepakaran dan pengalaman di bidang tipikor," tambahnya.

Sebelumnya, sebanyak 37 orang calon hakim ad hoc pengadilan tindak pidana korupsi lolos untuk tahapan seleksi administrasi. Mereka lolos dari total 52 orang calon hakim yang mendaftarkan diri mengikuti proses seleksi ini.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved