Bareskrim Polri Musnahkan 177,5 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi

Kurun waktu Januari hingga Juni 2019, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kumpulkan barang bukti kejahatan narkoba lebih dari 1,5 ton

Bareskrim Polri Musnahkan 177,5 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi
Tribunnews.com/Theresia F
Gedung Bareskrim 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kurun waktu Januari hingga Juni 2019, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengumpulkan barang bukti dari kejahatan pidana narkoba hingga lebih dari 1,5 ton dari sindikat Malaysia-Indonesia.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Siregar bersama Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo melakukan pemusnahan terhadap barang haram itu.

Pantauan Tribunnews.com, narkoba yang dimusnahkan adalah sabu seberat 177,5 kilogram serta 30.000 butir pil ekstasi.

"Jadi total dari Direktorat tindak pidana narkoba bareskrim Polri beserta jajaran tadi disebutkan itu lebih 1,5 ton, kita akan musnahkan barang bukti 177,5 kg narkotika jenis sabu dan 30.000 butir ekstasi," ujar Krisno, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).

Baca: Makan Siang, Calon Jamaah Haji Nikmati Sayur Asem

Pasca memaparkan kronologi penggagalan penyelundupan narkoba tersebut, Krisno beserta Dedi melakukan pemusnahan barang bukti narkoba secara simbolis. Pihak Kejaksaan juga turut serta dalam kesempatan tersebut.

Pantauan Tribunnews.com, Dedi yang mengenakan sarung tangan terlihat membawa sabu yang dibungkus plastik warna emas.

Ia memasukkan sabu tersebut ke dalam alat pemusnah narkoba yang telah siap dinyalakan. Aksi Dedi diikuti Krisno selaku Wadirtippidnarkoba dan dilanjutkan kepada pihak Kejaksaan.

Baca: Tentang Tentang Politik, Ryamizard Ryacudu Ungkap Hubungannya dengan SBY, Prabowo, dan Habib Rizieq

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil meringkus tujuh orang kurir yang membawa narkoba jenis sabu dan pil ekstasi jaringan Malaysia-Indonesia.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Siregar mengatakan tujuh tersangka itu berinisial JO, RO, AW, DN, WW dan KTR, dan AK.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved