Terungkap di Sidang, Romahurmuziy Campur Tangan Penunjukan Staf Khusus Menteri Agama

saya ditelepon Pak Romi (Rohamurmuziy), Pak Menteri minta agar stafsus lama diganti," kata Gugus, saat dihadirkan sebagai saksi

Terungkap di Sidang, Romahurmuziy Campur Tangan Penunjukan Staf Khusus Menteri Agama
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy (kanan) memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama dengan terdakwa Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6/2019). Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan tujuh orang saksi diantaranya Lukman Hakim Saifuddin dan Romahurmuziy. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gugus Joko Waskito mengaku menerima tawaran jabatan sebagai staf khusus Menteri Agama setelah diminta oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. Permintaan itu disampaikan Lukman melalui mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

"Dulu saya sebagai tenaga ahli di DPR. Saya dipanggil menag untuk kantor Kemenag. Ditanya aktivitas, dan lain-lain Setelah diskusi tentang aktivas saya, setelah lama, saya ditelepon Pak Romi (Rohamurmuziy), Pak Menteri minta agar stafsus lama diganti," kata Gugus, saat dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Semula, dia mengaku, tidak menerima permintaan itu. Namun, kata dia, karena bujukan dari Lukman akhirnya dia menerima untuk menempati posisi sebagai staf khusus menteri agama.

"Saya agak sungkan kalau mengganti sesama partai, tetapi pak Lukman meminta saya mengganti stafsus lama.
Pak Romi (Romahurmuziy) waktu itu tidak mengusulkan saya dari partai ke pak Lukman," kata dia.

Sebagai stassus menteri agama, dia bertugas di bidang eksternal. Salah satunya memberikan pengarahan di bidang agama. 

Baca: Mitsubishi Siap Kirim Eclipse Cross ke Konsumen Mulai September, Jalani Roadshow di Sejumlah Kota

"Saya ditugaskan bidang eksternal. Saya ditugaskan memberikan penugasan di bidang agama. Misalkan kalau ada hal yang sensitif menyangkut radikalisasi, saya turun juga ke lapangan," kata Wakil Sekretaris DPP PPP. 

Staf Khusus Menag Lukman Hakim Saifuddin, Gugus Joko Wasisto, saat ditanyai pewarta sesuai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019)
Staf Khusus Menag Lukman Hakim Saifuddin, Gugus Joko Wasisto, saat ditanyai pewarta sesuai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019) (Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com)

Selain itu, dia mengaku, menjalin komunikasi dengan pihak luar.

"Kalau dengan pihak luar sesuai dengan pihak luar, komunikasi dengan pihak eksternal saya komunikasi," tambahnya. 

Baca: Mitsubishi Akan Jual Outlander PHEV di 14 Dealer di Jabodetabek dan Bali

Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin dan Staff Khusus Menteri Agama, Gugus Joko Waskito sempat berkomunikasi membahas siapa yang akan dipilih sebagai calon Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved