Terduga Teroris SA di Magetan Diduga Bendahara Kelompok Jamaah Islamiyah

"Masih mendalami bendahara JI yang ditangkap di Jawa Timur, karena dia yang diduga mengelola basic ekonomi JI," ujar Dedi

Terduga Teroris SA di Magetan Diduga Bendahara Kelompok Jamaah Islamiyah
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019). 

"Pak S itu sangat baik, hanya saja, kalau diundang kenduri , dan ritual budaya Jawa, pasti tidak hadir . Tapi kalau pengajian dan doa doa, Pak S pasti datang,"jelas Hariyanto.

Densus 88 Mabes Polri yang datang menggeledah ditemui sang istri I disaksikan Katua RT, Ketua RW dan Kepala Desa setempat.

"Pak S itu asli Plaosan, Magetan, kalau Ibu I asli warga Candirejo. Punya empat anak, seorang anak di rumah ikut usaha kulit bapaknya, kedua dan ketiga, saya kurang tahu," ucap Ketua RT  yang juga anggota TNI Kodim 0804 Magetan.

"Tapi yang bungsu, A, bersekolah di Karanganyar," katanya.

Ketua RT menyebut Densus 88 Mabes Polri membawa sejumlah kotak kardus berisi buku dan dokumen serta sejumlah benda yang dibungkus kertas.

Baca: Cerita Anggota Densus 88 Pura-pura Mancing Lele Saat Intai Terduga Teroris di Bekasi

Benda-benda ini dimasukkan ke dalam mobil inova warna hitam

Waka Polres Magetan Jumadi membenarkan penangkapan pasutri pengusaha kulit warga Candirejo, Magetan itu, namun Polres Magetan hanya sebatas back-up keamanan saat acara penggeledahan.

"Kita dihubungi Rabu (3/6/2019) sekitar pukul 13.30. Anggota kami hanya sebatas mengamankan lokasi penggeledahan. Urusan lainnya tim Densus 88 Mabes Polri langsung yang menangani,"kata Kompol Jumadi.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved