Bersama Menkeu, Dirjen Bea Cukai Adakan Pertemuan Bilateral dengan WCO di Belgia

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, bersama dengan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi dan Duta Besar Belgia, Yuri T

Bersama Menkeu, Dirjen Bea Cukai Adakan Pertemuan Bilateral dengan WCO di Belgia
Bea Cukai
SMI bersama dengan Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi dan Duta Besar Belgia, Yuri Thamrin, lakukan pertemuan bilateral dengan sekjen di WCO Headquarters, Brussels, Belgia pada Kamis (11/7). 

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, bersama dengan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi dan Duta Besar Belgia, Yuri Thamrin, lakukan bilateral meeting dengan Sekretaris Jenderal World Customs Organization (WCO) di WCO Headquarters, Brussels, Belgia pada Kamis (11/7).

Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan WCO untuk Indonesia sebagai tuan rumah bersama konferensi TI WCO di Bali pada tahun 2020. Selain itu, WCO juga mendukung Indonesia untuk menjadi Wakil Ketua WCO Asia Pasifik periode tahun 2020/2022.

Dari pertemuan ini, delegasi Indonesia juga memberikan bebererapa rekomendasi agar membentuk kelompok penelitian bersama baru untuk memfasilitasi beberapa diskusi dan bertukar pandangan di antara anggota tentang barang-barang digital lintas batas khususnya untuk transaksi e-commerce.

Nantinya kelompok kerja ini dapat bersinergi dengan organisasi internasional lainnya seperti WTO dan UNCTAD untuk meneliti dan memperdalam beberapa masalah seperti fasilitasi perdagangan, aspek keamanan data, penyediaan data statistik perdagangan dan kepastian dalam hal pengenaan cukai/pajak dalam e-commerce.

Tidak hanya mengemukakan rekomendasi, beberapa hal lain yang juga disampaikan dalam pertemuan ini antara lain perlunya peluang kerja sama yang konkrit RI-WCO, termasuk kerja sama kepabeanan untuk memerangi drug trafficking, menaikkan peluang WNI profesional untuk bekerja di WCO, kesiapan Laboratorium dan Training Center Bea Cukai untuk dipromosikan sebagai accredited WCO Regional Office of Capacity Building Asia Pasific, perlunya WCO untuk membahas dan membuat guide line terkait intangible/digital goods, perlunya WCO mendorong EU untuk mau melakukan pertukaraan data informasi PNR (Passenger Name Record), dan promosi kerja sama FLEGT melalui WCO.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved