PPP Punya Banyak Nama yang Berani Jadi Menterinya Jokowi

PPP, sebagai partai dalam koalisi, dikatakan Arsul, juga banyak menyimpan nama-nama profesional yang berani.

PPP Punya Banyak Nama yang Berani Jadi Menterinya Jokowi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani merespons soal menteri yang dicari Presiden Joko Widodo dalam kabinet di periode keduanya.

PPP, sebagai partai dalam koalisi, dikatakan Arsul, juga banyak menyimpan nama-nama profesional yang berani.

"Ya tentu ada. Hanya kan orangnya siapa tergantung nanti PPP dengar dulu mau dikasih apa. Kalau yang berani banyak dan yang kapabel juga harus dipertimbangkan," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta Puat, Senin (15/7).

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mengunjungi Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis, (11/07/2019).Tujuan kedatangan Presiden adalah penataan kawasan Pulau Rinca yang terkenal dengan komodo untuk peningkatan palayanan sehingga semakin banyak menarik turis domestik dan asing untuk berkunjung. (Presidential Palace/Agus Suparto)
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mengunjungi Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis, (11/07/2019).Tujuan kedatangan Presiden adalah penataan kawasan Pulau Rinca yang terkenal dengan komodo untuk peningkatan palayanan sehingga semakin banyak menarik turis domestik dan asing untuk berkunjung. (Presidential Palace/Agus Suparto) (Presidential Palace/Agus Suparto)

Ada sembilan nama yang disebutkan Arsul terkait nama calon menteri dari PPP yang bakal dipertimbangkan.

Satu di antaranya yakni Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

"Di medsos ramai kalau PPP ajukan sembilan nama mulai dari ketum sampai para perempuan anggota F-PPP yangg gesitlah. Kita lihat siapa yang di-back up Pak Jokowi. Tentu yang di-back up yang sesuai dengan kapasitasnya," lanjutnya.

Arsul menegaskan PPP tidak mengincar pos-pos tertentu.

Arsul dan para petinggi PPP menerima secara ikhlas apapun portofolio yang diminta untuk membantu kinerja Jokowi.

"Karena kami kan semangatnya mau membantu Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf Amin," lanjutnya.

Lebih lanjut, Arsul menolak anggapan bahwa menteri kalangan profesional sama dengan menteri tersebut tak berasal dari partai politik tertentu.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Deodatus Pradipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved