PPP Punya Banyak Nama yang Berani Jadi Menterinya Jokowi

PPP, sebagai partai dalam koalisi, dikatakan Arsul, juga banyak menyimpan nama-nama profesional yang berani.

PPP Punya Banyak Nama yang Berani Jadi Menterinya Jokowi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2019). 

"Ini yang menurut saya cara berpikir agak keliru kalau tafsirannya seperti itu, tidak yang dari parpol itu berarti tidak profesional. Karena di parpol juga banyak yang latar belakangnya profesional, bukan aktivitis, bukan juga politisi murni saja tetapi juga orang-orang yang dulunya ada di dunia profesional," pungkasnya.

Maka itu, Arsul lebih sepakat jika klasifikasi soal rumor menteri yakni menteri parpol dan nonparpol.

Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa membawa belasan kader partai berlambang Ka'bah menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa membawa belasan kader partai berlambang Ka'bah menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)

Presiden Jokowi belakangan sudah buka suara soal komposisi menteri dalam kabinet kedua periode 2019-2024.

Pada minggu lalu, Jokowi berujar bakal ada anak-anak muda milenial yang bergabung di periode keduanya bersama dengan Ma'ruf Amin.

Siapa saja mereka? Jokowi belum mau membocorkan. Dia meminta rakyat bersabar menunggu susunan kabinet diumumkan.

Khusus soal menteri muda, Jokowi mengaku sudah meminta partai politik ‎pendukungnya untuk menyiapkan kader muda menjadi menteri.

"Saya minta dari partai juga (kader) yang muda. Ada juga dari profesional," imbuhnya, Jumat (12/7/2019) di Jakarta Convention Center (JCC).

Menurut Jokowi jika partai tidak bisa menyediakan kader muda ‎terbaik mereka, maka dirinya bakal merekrut sendiri dari profesional.

Dia meyakini banyak kalangan profesional muda yang mumpuni bisa duduk di kabinet.

"Kalau tidak ada dari partai, kami cari sendiri. Profesional muda kan banyak banget sekarang," terang Jokowi.

Penulis: Reza Deni
Editor: Deodatus Pradipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved