Bareskrim Ungkap Sindikat Perdagangan Orang Ke Timur Tengah dan Singapura

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nico Afinta mengatakan setiap pengungkapan memiliki tersangka yang berbeda-beda.

Bareskrim Ungkap Sindikat Perdagangan Orang Ke Timur Tengah dan Singapura
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri mengungkap sindikat perdagangan orang dengan modus mengirimkan tenaga migran ke Arab Saudi, Mesir dan Singapura.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nico Afinta mengatakan setiap pengungkapan memiliki tersangka yang berbeda-beda.

Pada kasus perdagangan orang di Arab, terdapat dua tersangka yang ditangkap oleh polisi. Kedua tersangka adalah Mamun yang berperan sebagai perekrut calon pekerja migran sejak tahun 2011-2019.

Sebanyak kurang lebih 500 orang telah diberangkatkan olehnya dengan tujuan Aspac dan Timur Tengah dengan keuntungan kurang lebih Rp 40 juta per bulan.

"Tersangka lain adalah Faisal Fahruroji yang berperan sebagai agen atau sponsor," ujar Nico di Bareskrim Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Tersangka sudah menjalani perannya sejak tahun 2016-2019 yang telah memberangkatkan kurang lebih 100 orang. Keuntungannya adalag Rp60 juta per bulan.

Baca: Surat Pertimbangan Amnesti Diterima DPR, Baiq Nuril Berterimakasih pada Presiden

Nico mengatakan salah satu korbannya adalah TWC yang menjadi PRT secara non prosedural. TWC mengalami kekerasan, dia disiksa oleh majikannya sehingga sekujur badannya luka dan terancam lumpuh.

"Rute yang dilalui adalah Jakarta-Batam-Kuala Lumpur-Arab Saudi," tutur Nico.

Pada peristiwa kedua yaitu penjualan orang yang terjadi di Kairo, Mesir. Pelaku berjumlah dua orang yaitu Een Maemunah dan Ahmad Syaifudin. Een berperan merekrut calon pekerja migran dan telah memberangkatkan 200 orang sejak tahun 2016-2019.

Sementara itu Ahmad berperan sebagai agen yang telah memberangkatkan kurang lebih 500 orang sejak tahun 2016-2019.

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved