Politikus PDIP: Rakyat yang Tidak Pilih Jokowi Butuh Kanal untuk Suarakan Pendapat

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan bahwa partai oposisi sangat dibutuhkan dalam pemerintahan demokrasi.

Politikus PDIP: Rakyat yang Tidak Pilih Jokowi Butuh Kanal untuk Suarakan Pendapat
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Andreas Hugo Pareira 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan bahwa partai oposisi sangat dibutuhkan dalam pemerintahan demokrasi.

Partai penyeimbang sangat dibutuhkan dalam dinamika politik Indonesia.

Pernyataan Andreas tersebut terkait dengan wacana masuknya partai oposisi ke dalam koalisi Jokowi, salah satunya Gerindra.

"Dinamika politik itu membutuhkan adanya partai lain," ujar Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (16/7/2019).

Apalagi menurut Andres ada 45 persen masyarakat yang tidak memilih Jokowi pada Pemilu Presiden 2019.

Baca: Pakar Hukum Internasional Beberkan Alasan Sulitnya Habib Rizieq Shihab Keluar dari Arab Saudi

Baca: Motif di Balik Kasus Mutilasi ASN Kemenag Bandung Terungkap, Begini Runut Peristiwanya

Baca: Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Parit Sawah, Berikut Asal usul Korban dan Dugaan Polisi

Baca: Dihempas Ombak, Nelayan Cilacap Ini Terlempar dari Kapal dan Hilang

Masyarakat yang tidak memilih Jokowi itu perlu wadah atau kanalisasi dalam menyuarakan aspirasinya.

"Ini kan butuh kanalisasi dan kanalisasi politik dalam suatu sistem yang demokratis itu adalah melalui partai-partai di luar pemerintahan yang ada di DPR," katanya.

Masyarakat yang tidak setuju dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah perlu saluran untuk menyuarakan pendapat.

Wadah atau kanal tersebut yakni partai oposisi.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved