Prabowo Sodorkan Program ke Jokowi, Memilih tetap Jadi Oposisi jika Ditolak

Sejumlah konsep program ditawarkan oleh Partai Gerindra kepada pemerintahan barau Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Prabowo Sodorkan Program ke Jokowi, Memilih tetap Jadi Oposisi jika Ditolak
KOMPAS.COM/KRISTIAN ERDIANTO
Sejumlah konsep program ditawarkan oleh Partai Gerindra kepada pemerintahan barau Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah konsep program ditawarkan oleh Partai Gerindra kepada pemerintahan barau Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Tak hanya itu, Gerindra juga akan menyiapkan kadernya untuk menjalankan konsep program itu apabila Jokowi-Ma'ruf menerimanya.

Konsep program tersebut dibahas dalam rapat Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bersama seluruh dewan pembina partai di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7/2019).

Baca: Prabowo Sodorkan Program Ini ke Jokowi, Jika Ditolak tetap Oposisi

Baca: Prabowo Beberkan Permintaannya kepada Jokowi, Bebaskan Pendukungnya yang Terjerat Kasus Hukum

"Konsep kemandirian pangan, ketahanan energi. Pokoknya itu jadikan satu konsep. Kalau konsep mandiri-mandiri itu kemudian diterima (Jokowi-Ma'ruf), lalu kan nanti akan dihitung bidangnya berapa, orangnya berapa, kan begitu," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan seusai pertemuan.

Baca juga: Arah Politik Gerindra, Dewan Pembina Percayakan Prabowo Buat Keputusan

Meski demikian, Dasco menegaskan bahwa konsep itu tidak langsung berkaitan dengan bagi-bagi kursi jabatan di pemerintahan.

Jika konsep tersebut diterima oleh pemerintahan baru Jokowi-Ma'ruf, Gerindra bersedia masuk ke dalam koalisi parpol pendukung pemerintah. Namun, jika tidak disetujui, Gerindra akan tetap menjadi oposisi.

"Ya kalau ke dalam (pemerintahan) itu tidak langsung bagi-bagi kursi, tetapi dengan tukar-menukar konsep. Kalau konsep kami diterima, artinya kan baru ketahuan berapa jumlah orang yang diperlukan untuk menjalankan konsep tersebut," kata Dasco.

"Kalau itu semua diakomodasi, artinya ya (Gerindra) di dalam (koalisi pendukung pemerintah). Kalaupun di luar ya, dengan kritik membangun," lanjut dia.

Baca: Gerindra: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Jokowi akan Libatkan Megawati

Baca: Gerindra Sebut Megawati akan Diundang dalam Pertemuan Lanjutan Jokowi dengan Prabowo

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menuturkan bahwa dewan pembina partai menyerahkan keputusan mengenai arah politik ke tangan Prabowo Subianto sebagai ketua umum.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved