Geram soal Bukti CCTV Kasus Novel, Haris Azhar ke Ali Ngabalin: Jangan Potong-potong Pernyataan!

Haris Azhar menuturkan, pernyataan Ali Ngabalin itu tak sesuai dengan perkataannya mengenai bukti CCTV.

Geram soal Bukti CCTV Kasus Novel, Haris Azhar ke Ali Ngabalin: Jangan Potong-potong Pernyataan!
Tribunnews.com/Glery
Kuasa hukum Novel Baswedan, Haris Azhar, menyoroti perkembangan kasus penyerangan yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar geram dengan pernyataan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin soal bukti CCTV di kasus Novel Baswedan.

Haris Azhar menuturkan, pernyataan Ali Ngabalin itu tak sesuai dengan perkataannya mengenai bukti CCTV.

Hal tersebut terjadi ketika Ali Ngabalin dan Haris Azhar menjadi narasumber di acara Dialog Kompas Tv dilansir TribunJakarta.com pada Minggu (21/7/2019).

Mulanya Haris Azhar menuturkan, melihat kasus Novel Baswedan itu harus dilihat secara strategis.

"Ada 60 orang yang disebut pakar di tim TGPF untuk kasus Novel Baswedan, terus hasilnya enggak menyebut nama dan hanya mengungkap tersangka lapangan," tutur Haris Azhar.

Tak hanya itu, Haris Azhar menilai seharusnya Jokowi mengambil alih kasus Novel Baswedan saat ini, bukanlagi memberikan waktu 3 bulan untuk menutaskannya.

"Jokowi harusnya mengambil alih kasus ini atau dikembalikan ke Polri," jelas Haris Azhar.

Haris Azhar mengungkapkan, telah banyak fakta di kasus Novel Baswedan sehingga tak perlu membahas hal tersebut dari tim TGPF.

Halaman Selanjutnya>>>>>

Editor: tribunjakarta.com
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved