Ketika Sejumlah Politisi Parpol Pendukung Jokowi-Maruf Menolak Wacana Menteri dari Non-Koalisi

Sejumlah politisi dari partai pendukung Jokowi-Maruf menunjukkan penolakan terhadap wacana bergabungnya parpol pengusung Prabowo-Sandiaga ke kabinet.

Ketika Sejumlah Politisi Parpol Pendukung Jokowi-Maruf Menolak Wacana Menteri dari Non-Koalisi
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Dewan Syura DPP PKB Maman Imanulhaq (kiri) dalam diskusi Polemik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga bulan menjelang pengucapan janji dan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019, wacana terkait kursi kabinet terus bergulir.

Sejumlah politisi dari partai pendukung Jokowi-Maruf menunjukkan penolakan terhadap wacana bergabungnya parpol pengusung Prabowo-Sandiaga ke kabinet.

Diberitakan Kompas.com, sejumlah parpol pendukung Prabowo-Sandiaga disebut tidak menolak jika ditawari masuk ke koalisi pemerintahan di antaranya Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra.

Namun penolakan muncul dari parpol pengusung Jokowi-Maruf.

Baca juga: Terkait Wacana Gerindra Gabung Koalisi Jokowi, Ini Kata Politisi PDI Perjuangan

Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq di diskusi bertajuk Ngebut Munas Parpol di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019)
Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq di diskusi bertajuk Ngebut Munas Parpol di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019) (KOMPAS.com/Haryantipuspasari)

Anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq angkat suara atas wacana masuknya PAN ke dalam koalisi pemerintahan.

Menurut Maman, sikap politik PAN tidak konsisten ketika berada dalam sebuah koalisi.

Hal itu dapat dilihat ketika PAN masuk dalam koalisi partai pendukung Jokowi pada Pilpres 2014.

Namun, pada Pilpres 2019 PAN memilih mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Baca selengkapnya: Saat Parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Berebut Jatah Menteri dengan Non-Koalisi...

(Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Editor: Yudie Thirzano
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved