Ajukan Justice Collaborator Kasus SPAM PUPR, Terdakwa Donny : Saya Bukan Pelaku Utama

"Saya mohon permohonan Justice Collaborator yang saya ajukan dikabulkan karena saya bukan pelaku utama dalam kasus ini," katanya

Ajukan Justice Collaborator Kasus SPAM PUPR, Terdakwa Donny : Saya Bukan Pelaku Utama
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang kasus suap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Pada Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Donny Sofyan Arifin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Toba 1, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) pada perkara suap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR.

Dia menegaskan bukan sebagai pelaku utama di kasus tersebut.

Baca: Dua Pejabat SPAM PUPR Bacakan Nota Pembelaan

Selain itu, dia mengaku sudah beritikad baik dengan cara mengembalikan uang kepada penyidik KPK.

"Saya mohon permohonan Justice Collaborator yang saya ajukan dikabulkan karena saya bukan pelaku utama dalam kasus ini selain itu saya juga membuktikan itikad baik saya dengan cara mengembalikan uang yang saya terima secepat mungkin di masa penyidikan," kata Donny, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Pada tahap penyidikan kasus itu, dia mengaku, sudah mengembalikan uang senilai Rp 820 Juta kepada pihak KPK.

Upaya pengembalian uang itu, kata dia, untuk mempermudah penyidikan.

"Sudah berusaha bersikap kooperatif sejak awal dari masa penyidikan hingga persidangan dan membuka fakta apa adanya yang terjadi tanpa saya tutup-tutupi. Majelis hakim dan bapak ibu guru yang saya hormati saya mohon keringanan hukuman yang sering-ringannya," tambahnya.

Untuk diketahui, kasus ini berawal dari upaya suap sejumlah PPK pada Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR senilai Rp4,131 miliar, USD38 ribu, dan SGD23 ribu yang diberikan secara bertahap.

Suap diberikan agar PPK tidak mempersulit pengawasan proyek.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved