Pileg 2019

Kasus Edit Foto Caleg Evi Apita Maya: Ahli: Edit Foto dan Perolehan Suara Sulit Dicari Korelasinya

Caleg DPD Provinsi NTB, Evi Apita Maya, sebagai pihak terkait sengketa PHPU untuk Pileg keberatan dituding edit foto.

Kasus Edit Foto Caleg Evi Apita Maya: Ahli: Edit Foto dan Perolehan Suara Sulit Dicari Korelasinya
Capture Youtube /Kolase Tribunnews.com
Evi Apita Maya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Caleg DPD Provinsi NTB, Evi Apita Maya, sebagai pihak terkait sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk pemilihan legislatif (pileg) merasa keberatan dituding memanipulasi atau edit foto.

Melalui Juanda, selaku ahli, dia membantah tudingan tersebut. Juanda menjelaskan permohonan yang diajukan tidak berdasar. Sebab tidak ada ketentuan di UU yang melarang adanya edit foto.

Selain itu tidak ada korelasi signifikan mengedit foto dengan perolehan suara yang didapatkan Pihak Terkait.

Baca: Kasus Edit Foto Caleg di Sidang MK, Ahli Pemohon Nilai Evi Apita Maya Manipulasi Foto

Baca: Blak-blakan Caleg Evi Apita yang Diprotes Karena Fotonya Kelewat Cantik Foto Presiden Aja Diedit!

“Pemohon setidaknya harus menghadirkan pemilih minimal 50 persen yang memilih Pihak Terkait. Kemudian membuktikan mereka memilih karena alasan Pihak Terkait memiliki foto yang cantik. Ini jelas pembuktian hukum yang sulit," kata Juanda di gedung MK, Kamis (25/7/2019).

Baca: Pakai Ganja Bareng Jefri Nichol, Sutradara Robby Ertanto: Saya Salah, Saya Minta Maaf

Juanda menegaskan, tidak ada otoritas yang berhak menilai suatu foto adalah manipulasi atau tidak.

Menurut dia, hanya pengadilan yang berhak memiliki otoritas tersebut.

“Jika ada pihak lain di luar itu, saya menganggap semuanya adalah asumsi semata,” tambahnya.

Kata ahli pemohon

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menyidangkan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Anggota DPD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (25/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved