Refleksi Peristiwa Kudatuli, DPC PDIP Yogyakarta Berkomitmen Kerja Keras Sejahterakan Rakyat

Subagyo memberikan pesan agar generasi muda konsisten berjuang membela harkat, martabat dan kehormatan Partai dan bergotong royong.

Refleksi Peristiwa Kudatuli, DPC PDIP Yogyakarta Berkomitmen Kerja Keras Sejahterakan Rakyat
Istimewa
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menggelar peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli dengan sarasehan dan doa bersama pada Sabtu (27/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa 27 Juli 1996 menjadi fakta sejarah kelam politik di Indonesia. Guna merefleksikan peristiwa bersejarah bagi PDI Perjuangan itu, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta digelar peringatan dengan sarasehan dan doa bersama pada Sabtu (27/7/2019).

Acara yang berlangsung khidmat juga dihadiri senior partai, Bambang Triatmono, Endardi, Agus Budi Irianto serta jajaran DPC, PAC, Ranting dan Satgas PDI Perjuangan.

"Peristiwa 23 tahun silam, kita peringati dengan refleksi bersama. Rezim orde baru yang otoriter dan korup, mereka berusaha kembali merebut kekuasaan. PDI Perjuangan akan konstisten berjuang dan kerja keras tegakkan Pancasila dan nilai-nilai demokrasi serta bekerja keras wujudkan kesejahteraan rakyat," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta Eko Suwanto, Minggu (28/7/2019).

Melalui peringatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan satgas partai dengan diisi pula pemutaran film, doa bersama dan pemotongan tumpeng, ada harapan agar seluruh elemen bangsa tidak melupakan sejarah.

Secara simbolis senior partai yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta Soebagyo memberikan potongan tumpeng kepada kader muda yang hadir, sebagai langkah agar ada pewarisan semangat agar yang muda juga memahami sejarah PDI Perjuangan.

Peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli _1
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menggelar peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli dengan sarasehan dan doa bersama pada Sabtu (27/7/2019).

Tumpeng diberikan Subagyo kepada Endah Lestari, pengurus DPC termuda dan Ferdian Indarto dari PAC PDI Perjuangan Pakualaman.

Sebelum menyerahkan tumpeng, Subagyo memberikan pesan agar generasi muda konsisten berjuang membela harkat, martabat dan kehormatan Partai dan bergotong royong berjuang wujudkan kesejahteraan rakyat.

Refleksi dengan lesehan di kantor DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, bermakna pula jadi penegasan sikap melawan korupsi dan kesewang-wenangan serta tindakan represif ala rezim Suharto.

Kemenangan dan kepercayaan rakyat yang diraih PDI Perjuangan dalam pemilu 2019 sejatinya menjadi modal bagi partai untuk mewujudkan harapan rakyat, membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

"Dibawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri, setiap pengurus, kader dan anggota PDI Perjuangan di Kota Yogyakarta harus terus kerja keras menyapa dan hadir ditengah tengah rakyat dengan nilai nilai Pancasila konsisten berjuang wujudkan kesejahteraan dan kemakmuran serta keadilan bagi rakyat," ujar Eko Suwanto.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved