Kabar Tokoh

Alasan Rocky Gerung Mengapa Gerakan 212 Perlu Ada: Ini Hasil Imajinasi Bangsa, Perlu Dihormati

Pengamat Politik, Rocky Gerung memberikan penjelasan mengapa posisi Presidium Alumni (PA) 212 di Indonesia penting untuk hormati.

Alasan Rocky Gerung Mengapa Gerakan 212 Perlu Ada: Ini Hasil Imajinasi Bangsa, Perlu Dihormati
Warta Kota/henry lopulalan
Pengamat politik Rocky Gerung memberikan penjelasan mengapa posisi Presidium Alumni (PA) 212 di Indonesia penting untuk hormati. 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat Politik, Rocky Gerung memberikan penjelasan mengapa posisi Presidium Alumni (PA) 212 di Indonesia penting untuk ada dan dihormati.

Dilansir TribunWow.com, hal itu diungkapkan Rocky Gerung saat menjadi narasumber dalam acara 'Indonesia Lawyers Club' yang diunggah dalam kanal Youtube Indonesia Lawyers Club, pada Selasa, (30/7/2019).

Rocky Gerung menuturkan bahwa seharusnya eksistensi PA 212 tak diributkan hanya karena adanya pertemuan antar tokoh yang terjadi belakangan ini.

"Jadi kalau ada pikiran bahwa 212 ini dipertanyakan eksistensinya hanya karena ada pertemuan antar tokoh politik seminggu ini, seolah-olah 212 itu adalah permainan kemarin sore," ucap Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengaku menangkap bahwa PA 212 bukan permainan politik Prabowo Subianto.

"Saya menangkap ada roh yang jujur pada gerakan itu lepas dari kontroversinya, 212 bukan permainan politik Prabowo," lanjut Rocky Gerung.

Rocky menilai gerakan PA 212 harus dihargai oleh berbagai pihak.

"212 tidak memperoleh legitimasinya di Monas, atau kelanjutanya 414 atau dan seterusnya, 212 adalah teks sosial bangsa ini, hasil imajinasi bangsa ini dan kita mesti hormati itu," katanya.

"Karena enggak mungkin kita sekedar mengatakan 'ya itu sekedar insipirasi politik 2019' enggak, itu di jauh di belakang sana ada perdebatan yang kita sebut perdebatan dasar negara yang enggak pernah selesai."

Disebutkan Rocy Gerung, bahwa gerakan seperti PA 212 ada dalam konstitusi Indonesia.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved