Mau Bantu Ungkap Masalah E-KTP, Pemilik Akun Ini Malah Dilaporkan ke Polisi, Ini Dukungan Nitizen

Maksud hati mau membantu ungkap keburukan, malah dilaporkan balik ke Polisi.

Mau Bantu Ungkap Masalah E-KTP, Pemilik  Akun Ini Malah Dilaporkan ke Polisi, Ini Dukungan Nitizen
Twitter/@hendralm
Viral utas di Twitter yang mengungkapkan data e-KTP dan KK diperjualbelikan secara ilegal pada Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Maksud hati mau membantu ungkap keburukan, malah dilaporkan balik ke Polisi.

Pemilik akun twitter @hendralm tidak percaya kicauannya soal adanya dugaan jual beli data pribadi e-KTP  dan Kartu Keluarga berujung pelaporan terhadap pihak Kepolisian yang dilayangkan oleh Kemendagri - Kementerian Dalam Negeri.

Ia menyebut orang tuanya hingga menangis mendengar kabar tersebut.

Hal itu diungkapkan Hendra dalam akun twitternya pada Selasa (30/7/2019) malam.

Melampirkan sebuah berita pengakuan polisi tentang pelaporan Kemendagri, Hendra mengaku tidak percaya dirinya dilaporkan terkait dengan kerisauannya akan jual beli data E-KTP dan Kartu Keluarga.

Padahal kata Hendra seharusnya pelaporannya menjadi peringatan bagi Kemendagri untuk bisa mengusut kasus tersebut.

“Lah ini gimana? Kenapa saya yang malah jadi dilaporin? So far saya bikin thread mention sana sini supaya kasus ini dapat perhatian dari pemerintah dan supaya masyarakat lebih waspada terhadap data pribadinya sendiri. Kenapa malah saya yang dilaporkan?” cuitnya.

Bahkan kata Hendra, karena cuitannya itu selain dipolisikan oleh Kemendagri dirinya juga mendapatkan ancaman dari grup Facebook yang menjual belikan data pribadi.

“Apa saya salah speak up masalah ini? Apa saya seharusnya diam saja nunggu temen, keluarga, bahkan saya sendiri jadi korban penyalah gunaan data pribadi. Saya dapat ancaman dari anggota grup tersebut, sekarang dapet berita ini juga. Waw indah banget kehidupan,” jelasnya.


Kata Hendra, sebab pelaporan ini dirinya menjadi kapok untuk bersuara lagi di media sosial.

Halaman
123
Editor: Sugiyarto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved